Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu permasalahan di mulut ialah gusi bengkak. Pembengkakan pada gusi menyebabkan rasa yang sangat sakit dan membuat tidak nyaman saat makan atau aktifitas lainnya.
Gusi bengkak bisa disebabkan berbagai hal. Salah satunya radang gusi atau gingivitis.
Kondisi ini ditandai dengan bengkak serta kemerahan pada gusi di sekitar pangkal gigi. Selain itu, infeksi yang disebabkan jamur dan virus berpotensi yang menyebabkan gusi bengkak.
Guna mengurangi rasa sakit itu, ada tiga obat yang dapat dikonsumsi. Namun bila mengalami sakit lebih lanjut, sebaiknya ke dokter.
Paracetamol merupakan obat yang sangat mudah ditemui di warung, toko obat, apotek, hingga swalayan dan bisa di dapatkan tanpa resep dokter. Paracetamol merupakan pilihan obat pereda nyeri gusi yang aman.
Hidrogen peroksida adalah antiseptik cair yang bisa melawan bakteri penyebab masalah gigi dan gusi, seperti radang gusi dan sariawan. Hidrogen peroksida bekerja mengangkat sel-sel kulit mati dan membersihkan area kulit yang terluka.
Dokter dapat meresepkan antibiotik seperti amoxicillin atau erythromycin agar sakit gusi yang Anda alami tidak berujung menjadi infeksi serius. Antibiotik akan memperlambat dan melawan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi di dalam mulut. Namun, antibiotik tidak bisa digunakan untuk mengobati infeksi virus.
Anda harus menggunakan antibiotik dengan hati-hati. Jika tidak, ini dapat menyebabkan resistensi antibiotik, yaitu kondisi ketika bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik.
Pastikan Anda minum antibiotik sesuai resep dokter. Jangan ragu untuk bertanya pada dokter bila Anda belum memahami aturan pakai obat yang akan diminum. (allodokter/halodoc/Z-2)
Data kesehatan terbaru menunjukkan 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan kondisi obesitas atau kelebihan lemak perut.
Akses masyarakat terhadap obat-obatan esensial dinilai terancam setelah perubahan regulasi paten terbaru.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Obat dapat berasal dari bahan kimia, tumbuhan, maupun hewan, dan biasanya digunakan dengan dosis tertentu agar aman dan efektif.
Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) mengadakan seminar “Peran Strategis GPFI dalam Menegaskan Prinsip 4K untuk Menunjang Kesehatan Nasional”
Obat yang mengandung steroid bisa membahayakan kesehatan tulang apabila dikonsumsi secara terus menerus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved