Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan disertai petir yang diperkirakan terjadi di sepuluh wilayah pada Sabtu, 18 Januari 2025.
Berdasarkan analisis BMKG, pola cuaca di Indonesia dipengaruhi oleh dua bibit siklon tropis, 90S dan 91S, yang diperkirakan akan bergabung di Samudra Hindia Barat Daya Australia. Kedua bibit ini memiliki kecepatan angin maksimum hingga 15 knot dengan tekanan udara minimum 998 hPa.
Kondisi ini menyebabkan terbentuknya daerah perlembatan angin (konvergensi) di wilayah Samudra Hindia Selatan hingga Nusa Tenggara Timur, serta sirkulasi siklonik di Kalimantan Barat dan Samudra Hindia Barat Daya Lampung. Akibatnya, potensi hujan lebat dan gelombang laut tinggi meningkat di daerah tersebut.
BMKG memperingatkan bahwa kecepatan angin bisa mencapai lebih dari 25 knot, terutama di Laut Andaman, Selat Malaka, Laut Cina Selatan, Laut Natuna Utara, dan Samudra Hindia Barat Daya. Tinggi gelombang laut diperkirakan antara 0,5 hingga 2,5 meter, dengan potensi mencapai 4 meter di Laut Natuna Utara.
Berikut prakiraan cuaca untuk sejumlah kota besar di Indonesia:
Pulau Sumatera
Pulau Jawa
Pulau Bali dan Nusa Tenggara
Pulau Kalimantan
Pulau Sulawesi
Pulau Maluku dan Papua
BMKG mengingatkan potensi banjir rob di wilayah pesisir seperti Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat. Angin berkecepatan 10-38 km/jam diperkirakan memengaruhi suhu udara, yang berkisar antara 16°C hingga 34°C, dengan kelembapan mencapai 59%-99%.
BMKG mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah pesisir dan laut, untuk memantau informasi cuaca terkini agar dapat mengantisipasi risiko bencana. (BMKG/Z-10)
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
BMKG mendeteksi keberadaan Siklon Tropis Nokaen dan bibit siklon tropis 96s yang memicu peningkatan curah hujan serta gelombang laut tinggi dalam 24 jam ke depan.
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
Menunda membersihkan sepeda motor usai kehujanan dapat memicu timbulnya jamur hingga korosi pada bagian-bagian vital.
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
BMKG merilis peringatan dini cuaca Jakarta Senin, 12 Januari 2026. Waspada potensi hujan petir dan angin kencang di Jaksel dan Jaktim.
Kondisi ini membentuk daerah konvergensi serta memicu peningkatan kecepatan angin atau low level jet di Samudra Hindia barat laut Aceh hingga dari Maluku Tenggara
Hujan petir berpotensi terjadi di Kepulauan Riau dan Kalimantan Selatan. Selain itu, perlu diwaspadai udara kabur di Kalimantan Barat dan Papua Pegunungan
Selain hujan lebat, BMKG memberi peringatan dini angin kencang di Provinsi Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, serta Kalimantan Barat.
Perlu diwaspadai hujan petir di Provinsi Jawa Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Nusa Tenggara Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved