Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MINUM kopi setiap hari memang memberikan manfaat tertentu, seperti meningkatkan kewaspadaan dan rasa energik.
Namun, konsumsi kopi yang berlebihan atau rutin setiap hari juga dapat menyebabkan beberapa dampak negatif bagi kesehatan.
Kafein dalam kopi dapat mengganggu pola tidur, terutama jika dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur. Kafein merangsang sistem saraf pusat dan dapat membuat Anda tetap terjaga.
Dampak: Tidur yang tidak cukup bisa berdampak pada kesehatan fisik dan mental, meningkatkan risiko stres, kecemasan, dan kelelahan.
Kafein adalah stimulan yang dapat mempengaruhi kadar hormon stres, seperti kortisol. Jika dikonsumsi dalam jumlah tinggi, kafein bisa meningkatkan kecemasan.
Dampak: Peningkatan kecemasan bisa menyebabkan detak jantung yang cepat, kegelisahan, dan bahkan serangan panik pada beberapa individu.
Kopi dapat merangsang produksi asam lambung, yang pada beberapa orang dapat menyebabkan iritasi pada dinding perut.
Dampak: Hal ini dapat menyebabkan gejala seperti asam lambung naik, sakit maag, atau gangguan pencernaan lainnya.
Kopi memiliki sifat diuretik, yang dapat menyebabkan Anda lebih sering buang air kecil. Hal ini bisa menyebabkan kehilangan cairan tubuh.
Dampak: Dehidrasi dapat memengaruhi keseimbangan elektrolit tubuh, menyebabkan sakit kepala, kelelahan, atau masalah ginjal dalam jangka panjang.
Konsumsi kopi secara rutin dapat menyebabkan ketergantungan kafein. Ketika tubuh terbiasa dengan kafein, Anda mungkin merasa lelah atau tidak bertenaga tanpa minum kopi.
Dampak: Ketergantungan dapat menyebabkan gejala seperti sakit kepala, iritabilitas, dan kelelahan saat tidak mengonsumsi kopi.
Kafein dapat meningkatkan tekanan darah sementara, meskipun efek ini biasanya bersifat sementara pada orang yang sehat.
Dampak: Pada beberapa orang, terutama yang memiliki riwayat hipertensi, konsumsi kopi berlebihan dapat memperburuk kondisi tekanan darah tinggi.
Konsumsi kopi dalam jumlah besar dapat menyebabkan palpitasi atau detak jantung yang tidak teratur (aritmia).
Dampak: Bagi orang dengan masalah jantung atau hipertensi, terlalu banyak kopi dapat meningkatkan risiko gangguan jantung.
Kafein dapat melewati plasenta dan memengaruhi janin. Konsumsi kopi yang berlebihan selama kehamilan dapat berisiko menyebabkan keguguran atau kelahiran prematur.
Dampak: Wanita hamil dianjurkan untuk mengurangi konsumsi kopi demi keselamatan ibu dan bayi.
Meskipun kopi memiliki manfaat, seperti meningkatkan energi dan konsentrasi, penting untuk mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar dan memperhatikan bagaimana tubuh Anda bereaksi terhadap kafein.
Sebaiknya tidak mengonsumsi kopi berlebihan, terutama pada malam hari atau saat tubuh membutuhkan banyak cairan. (Z-12)
Kafein dalam dosis tinggi dapat merangsang sistem saraf simpatis, yang berdampak pada meningkatnya detak jantung serta munculnya rasa gelisah
Penderita gangguan pencernaan, khususnya asam lambung, tetap bisa menikmati kopi harian asal memperhatikan jenis biji kopi, takaran, serta cara konsumsinya.
Konsumsi kopi sendiri dapat berpotensi mencegah sarkopenia, yaitu penyakit muskuloskeletal. Dapat menurunkan kekuatan, massa otot, dan performa tubuh saat proses penuaan.
Kopi menjadi salah satu minuman paling populer di dunia karena rasanya yang khas, aromanya yang kuat, serta efek stimulan dari kandungan kafein yang bisa meningkatkan energi
Kopi sendiri berasal dari biji tanaman kopi yang disangrai dan digiling, lalu diseduh dengan air panas. Dua jenis kopi paling populer di dunia adalah Arabika dan Robusta.
Dengan konsumsi yang tepat, kopi bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat dan produktif. Namun, tetap jaga asupan kafein harian agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved