Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PELUNCURAN perdana program Makan Bergizi Gratis (MBG) perdana di SD Angkasa 5 Halim Perdanakusuma Jakarta, Senin (6/1), tersaji tanpa minuman berupa susu. Padahal, sesuai janji pemerintahan Prabowo Subianto, susu alam menjadi hidangan di program makan bergizi gratis. Chef Profesional dari Unit Pelayanan Mitra Lanud Halim Perdana Kusuma Jonny Kusuma Hadi menjelaskan tidak adanya pembagian susu lantaran berdasarkan arahan Badan Gizi Nasional (BGN).
"Ini karena ada arahan dari Badan Gizi Nasional. Kami diminta hari ini belum menghadirkan susu," ujarnya di SD Angkasa 5 Halim Perdanakusuma Jakarta, Senin (6/1),
Dari pantauan Media Indonesia di sekolah tersebut, menu makanan yang dibungkus alumunium kepada siswa-siswi berupa nasi, ayam semur, sayur tumis kacang panjang, dan satu buah pisang.
Untuk pengaturan menu makanan yang bakal dibagikan ke anak sekolah dasar maupun ibu menyusui, kata Jonny, akan diatur sesuai ketentuan dan standar dari BGN. Untuk saat ini pihaknya telah memproduksi 1.500 paket MBG yang dibagikan kepada anak sekolah di sekitar Lanud Halim Perdana Kusuma.
Selanjutnya akan ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai 11 ribu paket MBG sesuai dengan geospasial yang menjadi cakupan wilayah kerjanya.
"Jadi, menu yang saat ini kita sajikan adalah menu yang sudah diverifikasi, tapi hari ini
belum ada susu," imbuhnya.
Dalam kesempatan sama, Menteri Koperasi (Menkop) RI Budi Arie Setiadi menjanjikan ke depan pemerintah mengupayaka memberikan susu dalam penyaluran program makan bergizi gratis. Ia beralasan hanya hari ini saja para siswa-siswi yang duduk di bangku sekolah dasar tidak menerima susu.
"Belum yang susu. Hari ini saja. Besok sudah ada. Sementara tadi baru buah dulu. Tapi, kita pasti akan usahakan karena susu kan masuk dalam menu," bilangnya.
Di satu sisi, Menkop juga memastikan untuk pengadaan bahan baku makanan bergizi gratis berasal dari produk dalam negeri. Hal ini, ungkapnya, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto yang mengimbau tidak mengimpor bahan baku makanan untuk program tersebut.
"Sudah ditegaskan pak presiden bahwa jangan ada barang impor dalam program makan bergizi gratis ini supaya bisa menggerakkan ekonomi masyarakat. Tadi saya lihat tuh, dari mulai nasinya hingga ayam yang disajikan dari dalam negeri," pungkasnya. (H-3)
Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen. Pengamat menilai keberanian pemberantasan korupsi diapresiasi.
Pramono menilai, kerja sama ini diperlukan untuk menjaga pasokan bahan makanan dalam keberlangsungan program andalan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati menegaskan pengawasan ketat bahan baku dan alat dapur SPPG guna mencegah insiden keamanan pangan pada program Makan Bergizi Gratis.
WAKIL Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang menyerukan agar mitra tidak lepas tanggung jawab terhadap pelaksanaan dapur SPPG
MoU ini fokus pada dua sektor utama. Yakni energi hijau dan ketahanan pangan.
UNICEF memberikan apresiasi tinggi atas komitmen kepemimpinan Indonesia dalam membangun kualitas generasi masa depan melalui penguatan gizi ibu dan anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved