Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca pada Selasa, 3 Desember 2024, dengan hujan berintensitas ringan hingga lebat, disertai petir, di 34 kota di seluruh Indonesia. Wilayah-wilayah yang diprediksi terkena hujan ini meliputi kota-kota besar di Sumatera hingga bagian timur Indonesia.
Di Sumatera, kota Padang diperkirakan akan berkabut, sementara Banda Aceh diprediksi berawan tebal. Hujan ringan diperkirakan turun di Tanjung Pinang dan Medan, sementara hujan disertai petir diperkirakan terjadi di Pekanbaru.
Di kota Pangkal Pinang, hujan ringan diperkirakan akan terjadi, sedangkan Jambi, Palembang, Bengkulu, dan Lampung berpotensi hujan disertai petir.
Di Pulau Jawa, cuaca Serang diperkirakan berawan, sementara hujan ringan diperkirakan turun di Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta.
Hujan sedang diprediksi terjadi di Jakarta, dan hujan disertai petir di Bandung. Di Bali dan Nusa Tenggara, hujan ringan diperkirakan turun di Denpasar dan Mataram, dengan hujan disertai petir di Kupang.
Di Kalimantan, Banjarmasin diperkirakan mengalami hujan sedang, sementara Tanjung Selor, Palangkaraya, Samarinda, dan Pontianak berpotensi hujan disertai petir.
Di Sulawesi, Gorontalo, Kendari, dan Manado diperkirakan akan hujan ringan, sementara Palu diprediksi mengalami hujan sedang, dan Mamuju serta Makassar berpotensi hujan disertai petir.
Di Indonesia Timur, Ambon diperkirakan berawan, sementara Ternate, Sorong, Manokwari, dan Jayapura diperkirakan akan turun hujan ringan. Hujan sedang diperkirakan terjadi di Jayawijaya, sementara Nabire akan mengalami hujan lebat. Hujan disertai petir juga diperkirakan terjadi di Merauke.
BMKG juga memperkirakan angin di ketinggian 3.000 kaki secara umum bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan antara 15 hingga 50 kilometer per jam. Suhu udara berkisar antara 16 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan udara antara 60 hingga 99 persen.
Selain itu, diperkirakan tinggi gelombang laut di Indonesia berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter. Potensi banjir ROB (banjir akibat pasang laut) juga perlu diwaspadai di beberapa pesisir, antara lain:
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
BMKG mendeteksi keberadaan Siklon Tropis Nokaen dan bibit siklon tropis 96s yang memicu peningkatan curah hujan serta gelombang laut tinggi dalam 24 jam ke depan.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, serta sebagian Papua Barat diperkirakan masih akan mengalami cuaca basah dengan hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Isnawa mengatakan, kegiatan operasi dipusatkan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dengan menggunakan pesawat CASA 212 A-2105 milik TNI AU.
Kejadian cuaca ekstrem tersebut diakibatkan oleh kombinasi beberapa faktor, utamanya faktor regional yaitu keberadaan sirkulasi siklonik dan penguatan monsun dingin Asia.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Kondisi ini dipicu oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 91W dan penguatan Monsun Asia yang meningkatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di jalur Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved