Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa cuaca di Indonesia pada hari Sabtu, 19 Oktober 2024, akan didominasi oleh hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di beberapa kota di Pulau Sumatera, Bali, Sulawesi, hingga Indonesia Timur.
Sementara itu, di Pulau Kalimantan, beberapa kota besar di wilayah tersebut berpotensi mengalami hujan sedang hingga hujan disertai petir atau kilat.
Sirkulasi Siklonik 94W terpantau berada di laut Filipina, membentuk daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi yang memanjang di Samudra Pasifik sebelah timur Filipina.
Daerah konvergensi lainnya juga terpantau memanjang dari wilayah Jambi, Sumatera Selatan, kemudian di Laut Natuna, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Papua Tengah.
Sementara itu, daerah konfluensi terpantau berada di Laut Cina Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi bagian tengah, Papua, serta Samudra Pasifik sebelah timur Filipina.
Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah bibit siklon dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut.
BMKG memperkirakan bahwa angin permukaan di wilayah Indonesia didominasi oleh angin yang bertiup dari arah Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 15 hingga 40 km/jam.
Suhu udara umumnya berkisar antara 16 hingga 34 derajat Celcius, dengan kelembaban berkisar antara 42% hingga 100%.
Prakiraan tinggi gelombang laut di wilayah Indonesia cukup kondusif, berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter. Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi banjir ROB, yang diperkirakan terjadi di wilayah pesisir Sumatera Utara, Jakarta, dan Jawa Tengah.
Peningkatan angin akan bergerak lebih cepat hingga mencapai lebih dari 25 knot yang terpantau di Laut Flores, Laut Arafuru, dan perairan selatan Papua, yang mampu meningkatkan tinggi gelombang di wilayah sekitar perairan tersebut.
Sebagai penutup, BMKG menyarankan masyarakat untuk terus memperbarui informasi cuaca secara khusus setiap 3 jam pada wilayah masing-masing di aplikasi info BMKG yang dapat diunduh di Playstore maupun Appstore. (Z-10)
Sumber:
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta hari ini, 10 Februari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan lebat hingga sedang sejak pagi hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
BMKG operasikan modifikasi cuaca (OMC) untuk cegah banjir Jakarta hingga 12 Februari 2026. Simak langkah mitigasi dan status pintu air terbaru.
Jakarta siaga banjir hingga 12 Februari 2026. BMKG prediksi hujan sangat lebat dan lakukan modifikasi cuaca untuk mitigasi bencana di Ibu Kota.
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
BMKG mencatat adanya pengaruh siklon tropis, bibit siklon tropis, serta sirkulasi siklonik yang memengaruhi dinamika atmosfer di kawasan Indonesia dan sekitarnya.
Banjir Jabodetabek belum surut. Hingga akhir Januari 2026, 143 RT sempat terendam. Simak cara mencegah air masuk rumah saat banjir susulan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved