Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah, khususnya di Flores bagian barat, Nusa Tenggara Timur selama sepekan ke depan akibat dinamika atmosfer.
Hujan diperkirakan mulai 29 Juli sampai 4 Agustus 2025, disebabkan melemahnya Monsoon Timur dan pertemuan massa udara panas dan dingin di selatan Australia yang meningkatkan aktivitas pertumbuhan awan hujan.
Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan disertai petir dan angin kencang tersebut.
"Diharapkan masyarakat selalu memantau perkembangan cuaca terkini melalui sumber informasi resmi," kata Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Stop Nenotek lewat keterangan tertulis, Selasa (29/7).
Adapun suhu di wilayah tersebut antara 13-33 derajat celsius dan kelembaban udara 50-95%, serta kecepatan angin 5-40 kilometer per jam.
Menurut Sti Nenotek, meskipun secara umum Nusa Tenggara Timur telah memasuki musim kemarau, tetapi dinamika atmosfer seperti
melemahnya monsun timur, kelembaban udara cukup tinggi di lapisan atas atmosfer, dan suhu permukaan laut yang hangat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.
"Saat ini tekanan udara di Indonesia 1006-1015 hPa, tekanan udara di Asia 986-1012 hPa, dan Australia 1005-1028 hPa," ujarnya. (H-2)
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama bagi mereka yang berada di wilayah dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
Masyarakat diharapkan waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat muncul secara tiba-tiba akibat kombinasi dinamika atmosfer ini.
BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau banjir rob yang diprediksi melanda sejumlah wilayah Indonesia pada pertengahan Februari 2026.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved