Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
DIREKTUR Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin mengungkapkan pentingnya Bimbingan Perkawinan (Bimwin) dalam membangun keluarga tangguh. Menurutnya, bimbingan perkawinan memiliki peran strategis dalam meningkatkan ketahanan keluarga di Indonesia.
“Kenapa kita mewajibkan Bimwin? Karena penelitian menunjukkan ada hubungan yang sangat erat antara ketahanan keluarga dan bimbingan perkawinan. Jika mereka mengikuti Bimwin, insyaallah rumah tangga mereka tidak mudah rusak,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Kamis (24/10).
Ia juga menjelaskan, calon pengantin perlu memahami kesehatan reproduksi, konsep keluarga sakinah, dan psikologi keluarga. Angka pernikahan dini di Indonesia, menurutnya, juga masih menjadi perhatian khusus. Kamaruddin mengungkapkan, Bimwin dapat membantu menekan pernikahan di usia yang belum matang.
“Kita bayangkan, masih banyak yang menikah di usia dini. Dampaknya sangat banyak, jadi perlu kita promosikan pernikahan di usia matang,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kamaruddin menegaskan pentingnya peningkatan kualitas Bimwin dengan menyediakan fasilitator yang kompeten. Ia menilai bahwa kualitas bimwin akan berdampak pada hasil program tersebut.
“Kita memerlukan fasilitator Bimwin yang memadai dan berkualitas. Untuk apa kita melakukan Bimwin kalau mutu yang kita berikan asal-asalan,” tegasnya.
Kamaruddin juga menyoroti peran keluarga dalam mencegah stunting, yang menurutnya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan orang tua tentang gizi sejak masa kehamilan.
“Persoalan stunting ini muncul dari ketidaktahuan orang tua, mulai dari masa kehamilan hingga melahirkan. Bimwin harus mempersiapkan literasi seperti ini,” jelasnya. (H-3)
KPK memeriksa Mantan Analis Kebijakan Ahli Muda pada Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus Abdul Muhyi hari ini, (29/8) untuk mendalami kasus dugaan korupsi pembagian kuota haji 2024
Empat negara anggota MABIMS—Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, dan Indonesia—berkumpul dalam forum ini untuk berbagi praktik baik.
Kementerian Haji diharap membuat pelaksanaan ibadah ke Tanah Suci itu menjadi lebih baik.
Ajang tersebut akan diikuti 15 peserta dari 12 negara yang sebelumnya telah melalui tahapan seleksi hingga lolos ke babak grand final di Jakarta.
Asep mengatakan, penetapan harga sejatinya menjadi hak para perusahaan biro jasa haji dan umroh, berdasarkan fasilitas yang ditawarkan kepada jamaah.
Kemenag akan menggelar Bincang Syariah Goes to Campus bertema Mawlid for Earth: Sharia & Eco Wisdom di Universitas Indonesia, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan UIN Alauddin Makassar.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved