Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pelaku budaya menggalang dukungan lewat petisi daring Hilmar Farid menjadi Menteri Kebudayaan dalam kabinet Prabowo Subianto. Petisi soal dukungan terhadap Hilmar Farid yang ada di situs Change.org itu dibuat oleh Fahmi Sukarta, pada 16 Oktober 2024, dan telah mengumpulkan lebih dari 1800 tanda tangan.
Dalam uraian petisinya, Fahmi menjelaskan, kebudayaan memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional, bukan hanya sebagai ekspresi identitas bangsa, tetapi juga sebagai penggerak utama ekonomi kreatif, keberagaman sosial, dan kelestarian lingkungan.
“Dalam konteks ini, pemajuan kebudayaan tidak hanya membutuhkan komitmen, tetapi juga pemimpin yang memiliki visi dan kemampuan untuk menerjemahkan visi tersebut ke dalam kebijakan yang nyata. Kami percaya bahwa Hilmar Farid, dengan rekam jejaknya sebagai Direktur Jenderal Kebudayaan selama hampir sepuluh tahun, telah membuktikan dirinya sebagai sosok yang mampu menjalankan agenda pemajuan kebudayaan secara berkelanjutan, inovatif, dan inklusi,” tulis Fahmi dalam petisi tersebut.
Saat ini, Hilmar Farid menjabat sebagai Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek. Sementara pada kabinet baru pemerintahan Prabowo Subianto, Kemendikbudristek isunya akan dipecah menjadi tiga kementerian, yakni Kementerian Pendidikan, Kementerian Kebudayaan, dan Kementerian Riset dan Teknologi.
Dalam petisi tersebut, Fahmi juga menguraikan tolok ukur mengapa Hilmar harus menjadi Menteri Kebudayaan, setelah rekam jejaknya sebagai Dirjen Kebudayaan, disebutnya telah melakukan sejumlah transformasi penting dalam kebijakan kebudayaan yang berfokus pada penguatan ekosistem budaya, pelindungan warisan budaya, dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Beberapa capaian Hilmar Farid, di antaranya, pada 2016 – 2017 memberi masukan bagi perumusan RUU Kebudayaan yang telah mengalami deadlock selama 35 tahun sejak 1982 sehingga RUU tersebut dapat ditetapkan sebagai Undang-Undang No. 5 / 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan yang berfokus pada pengelolaan ekosistem kebudayaan.
Lalu pada periode 2017 – 2018 membentuk Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) sebagai platform festival kebudayaan yang mengkonsolidasikan seluruh inisiatif dan praktik baik di bidang pengelolaan kebudayaan sekaligus sebagai perwujudan amanat Strategi Kebudayaan untuk menghidupkan ruang interaksi budaya yang inklusif.
Pada 2020 membentuk Fasilitasi Bidang Kebudayaan yang mengubah tata kelola hibah pemerintah di bidang kebudayaan, sifat bantuan ke masyarakat yang semula tersebar di setiap Direktorat dan tergantung diskresi pejabat kini terkelola secara satu pintu dan dikurasi secara profesional oleh perwakilan pemangku kepentingan.
Pada 2022, Hilmar juga membangun tata kelola Dana Indonesiana yang disalurkan ke dalam skema hibah kebudayaan dan Beasiswa Pendidikan Indonesia kategori Pelaku Budaya. Pada tahun yang sama, juga mendirikan Indonesian Heritage Agency sebagai Badan Layanan Umum yang mengelola 18 museum dan 34 cagar budaya, termasuk di dalam Museum Nasional, Galeri Nasional, Borobudur, dan KCBN Muarajambi.
Baru-baru ini, Hilmar juga memimpin repatriasi benda-benda bersejarah Indonesia dari Belanda, yang berjumlah 288 pada 2024 dan 472 pada 2023.
Dari sekian ribu penandatangan petisi, di antaranya yang turut adalah ilmuwan sastra Prof. Melani Budianta yang juga akademisi sastra Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia, sejarawan dan penulis Peter Carey, Chief Editor penerbit Marjin Kiri Ronny Agustinus, aktivis Nursyahbani Katjasungkana, pengusaha dan pemerhati pangan Nusantara Helianti Hilman, dan sastrawan Feby Indirani,
“Di bawah kepemimpinan Hilmar Farid sudah terbangun sistem pemajuan kebudayaan, melalui koordinasi dengan kementerian desa dan kementerian lain. Sudah ada UU Pemajuan Kebudayaan, Strategi Kebudayaan, Pilpres Rencana Induk Kebudayaan. Ada dana Indonesiana, desa pemajuan budaya, yang didukung gerakan komunitas akar rumput di pedesaan dan di ruang urban. Sayang jika proses yang telah terbangun ini terputus,” kata Prof. Meilani dalam tanda tangan petisinya. (H-3)
PRESIDEN Prabowo Subianto dijadwalkan kembali mengumpulkan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih untuk menjalani retret di kediaman pribadinya, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang
Soal konsistensi. Salah satunya jargon efisiensi dari Pemerintah. Namun, pada saat yang sama, kabinet makin gemuk.
Para pembantu baru Prabowo diberikan waktu maksimal dua bulan setelah dilantik untuk menyerahkan LHKPN. Itu, lanjutnya, mengacu pada Peraturan KPK Nomor 3 Tahun 2024.
PENGAMAT politik Citra Institute Efriza menilai pernyataan Presiden Prabowo yang disebut hanya memilih pembantu yang berkeringat bersamanya di Pilpres 2024 sekaligus bantahan isu reshuffle
Kabinet wajib dapat menunjukkan hasil yang signifikan dalam mengatasi masalah-masalah di masyarakat. Jika dinilai kurang memuaskan, ia menspekulasi reshuffle kabinet bisa terjadi.
Kabinet Prabowo sudah bekerja selama kurang lebih 20 hari setelah dilantik sejak 20 Oktober 2024.
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Fadli Zon menilai, pemetaan sumber daya manusia (SDM) yang objektif sangat krusial agar pengembangan kebudayaan nasional memiliki landasan kebijakan yang kuat dan tepat sasaran.
Penghargaan ini merupakan apresiasi khusus dari Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon. bagi tokoh yang karyanya memberikan dampak luas bagi pemajuan kebudayaan dan peradaban Indonesia.
Selain pemulihan fisik bangunan, perhatian juga diberikan kepada pelaku budaya dan juru pelihara cagar budaya yang turut terdampak bencana.
MENTERI Kebudayaan Fadli Zon menuturkan 24 orang masuk dalam prioritas mendapatkan gelar pahlawan nasional. Fadli Zon enggan menyebut ada atau tidak nama Soeharto
MENTERI Kebudayaan baru-baru ini menegaskan kepulangan ribuan fosil sangat penting bagi identitas Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved