Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KESEHATAN jantung memainkan peran penting dalam menjaga fungsi tubuh secara optimal. Mengingat penyakit jantung, adalah salah satu penyebab utama kematian di dunia, menjaga kesehatan jantung harus menjadi prioritas bagi setiap individu.
Mengatur gaya hidup melalui pola makan, merupakan senjata terbaik untuk melawan penyakit jantung.
1. Ikan Salmon dan Tuna
Baca juga : Hari Jantung Sedunia, Misi Global untuk Mencegah Penyakit Kardiovaskular
Salmon dan tuna adalah sumber makanan yang kaya akan omega-3 dan lemak sehat. Kandungan ini sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung, karena dapat membantu mengurangi peradangan pada pembuluh darah di sekitar jantung.
Selain itu, omega-3 dalam salmon dan tuna juga berperan dalam menurunkan tekanan darah, mengurangi kadar trigliserida, mencegah pembekuan darah, serta membantu menstabilkan detak jantung yang tidak teratur.
2. Sayuran Hijau
Baca juga : Apakah Ibu Menyusui Aman Mengonsumsi Minuman Bersoda? Simak Penjelasannya
Sayuran seperti bayam, brokoli, kale, dan kangkung kaya akan vitamin C, folat, kalium, kalsium, vitamin E dan serat yang mampu membantu jantung berfungsi dengan normal.
Kandungan serat dalam sayuran hijau, juga membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat), yang dapat menyumbat pembuluh darah.
3. Oatmeal
Baca juga : Gapmmi Kecewa tidak Dilibatkan dalam Penerbitan PP Terkait UU Kesehatan
Oatmeal merupakan sumber serat larut, yang mengandung senyawa anti radang dan antioksidan yang bisa menurunkan kadar kolesterol, tidak hanya itu, mengkonsumsi oatmeal secara teratur, dapat mencegah pembentukan dan penumpukan plak pada pembuluh darah.
4. Alpukat
Alpukat mengandung senyawa lipofilik, yaitu senyawa yang larut dalam lemak seperti polifenol, fitosterol, karotenoid, squalene, vitamin E, dan lemak tak jenuh tunggal.
Baca juga : Aksi Solidaritas Berbagi Makanan di Tengah Demonstrasi
Kandungan ini, membantu menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik. Selain itu, alpukat juga kaya akan kalium yang berperan dalam mengontrol tekanan darah.
5. Buah-buahan beri
Buah beri, seperti stroberi, blueberry, blackberry, dan raspberry kaya akan antioksidan seperti anthocyanin, yang dapat melindungi tubuh dari peradangan dan radikal bebas yang dapat memicu penyakit jantung.
Buah beri juga mampu menurunkan tekanan darah, karena kandungan kalium di dalamnya. Konsumsi buah beri secara rutin, dapat mengurangi risiko penyakit jantung, karena antioksidan dan serat yang terkandung di dalamnya.
6. Air Mineral
Air mineral memiliki kandungan magnesium, yang dapat menurunkan tekanan darah, dan mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung koroner.
Magnesium dalam air mineral, berperan penting dalam mengendalikan detak jantung. Kandungan ini juga mampu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
7. Teh Hijau
Kandungan katekin, yaitu sejenis antioksidan dalam teh hijau, dapat menurunkan kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL), serta tekanan darah tinggi, yang merupakan faktor utama penyebab penyakit jantung koroner.
Teh hijau juga mengandung senyawa polifenol, yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker, yang juga berkontribusi pada kesehatan jantung secara keseluruhan.
8. Air Kelapa
Air kelapa kaya akan kalsium, magnesium, kalium, l-arginin, asam askorbat, yang membantu mengontrol tekanan darah dan menjaga denyut jantung tetap normal, sehingga mengurangi risiko hipertensi. Selain itu, kandungan mineral dalam air kelapa, dapat meningkatkan metabolisme lemak di hati, dan mendukung kesehatan sistem kardiovaskular secara keseluruhan.
9. Jus Delima
Jus delima dikenal karena kandungan antioksidannya yang tinggi, termasuk polifenol dan tanin. Zat-zat ini membantu mengurangi penumpukan plak di arteri, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan aliran darah ke jantung.
10. Teh Hibiscus
Teh hibiscus memiliki sifat antiinflamasi dan diuretik yang membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan aliran darah. Kandungan antioksidan dalam teh ini juga membantu melindungi jantung dari stres oksidatif. (Z-1)
Setiap 29 September selalu diperingati Hari Jantung Sedunia sebagai upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan jantung.
Momentum Hari Jantung Sedunia menjadi pengingat bahwa penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia.
PENYAKIT jantung mengancam generasi muda Indonesia. Jantung menjadi peringkat kedua tertinggi secara nasional.
Penyakit jantung merupakan penyakit yang menyebabkan resiko kematian cukup besar, baik di Indonesia maupun dunia.
Pakar nutrisi mengingatkan kembali bahwa kesehatan jantung dapat dijaga dengan langkah-langkah sederhana yang konsisten dilakukan dalam kehidupan sehari-hari dalam Hari Jantung Sedunia.
Menurut Kementerian Kesehatan (Riskesdas 2018), prevalensi penyakit jantung di Indonesia mencapai 1,5% dari total penduduk.
Kandungan natrium (garam) dalam satu bungkus mi instan, khususnya varian kuah, sangatlah tinggi yakni mencapai lebih dari 1.000 miligram.
Kandungan gula yang disamarkan ini sering ditemukan pada jenis makanan ultraprocessed food (UPF).
Orangtua juga diminta mewaspadai Bahan Tambahan Pangan (BTP) seperti pewarna atau penyedap rasa yang sering ditambahkan ke dalam makanan.
Pemeriksaan ini dilakukan karena ada laporan pada Sabtu (24/1) yang menduga makanan tersebut terbuat dari bahan Polyurethane Foam (PU Foam) atau material busa kasur maupun spon cuci.
Kebiasaan menyimpan makanan sisa yang sudah matang sempurna untuk kemudian dipanaskan kembali adalah praktik yang kurang baik bagi kesehatan dan kualitas nutrisi.
Makanan yang sejak awal sudah diolah dengan suhu tinggi, seperti digoreng atau dibakar, sangat rentan mengalami degradasi nutrisi jika kembali terkena panas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved