Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MANDI junub adalah mandi wajib yang dilakukan oleh seorang Muslim untuk menghilangkan hadas besar.
Mandi junub wajib dilakukan setelah terjadinya hal-hal yang menyebabkan hadas besar, seperti setelah hubungan suami-istri, mimpi basah (untuk laki-laki), keluarnya air mani, atau setelah selesai masa haid dan nifas bagi perempuan.
Mandi ini bertujuan untuk mensucikan diri agar dapat kembali melaksanakan ibadah seperti sholat dan puasa.
Baca juga : Bacaan Niat Mandi Wajib setelah Haid, Lengkap dengan Tata Caranya
Bacaan Arab
Bacaan Latin
Nawaitul ghusla lifrafil hadatsil akbari minal haid lillahi ta’ala.
Baca juga : Tata Cara Mandi Wajib Wanita setelah Haid dan Berhubungan Intim
Artinya
Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari haid karena Allah Ta'ala.
Bacaan Arab
Baca juga : Catat! Ini Tata Cara Mandi Wajib untuk Perempuan, Lengkap dengan Niatnya
Bacaan Latin
Nawaitul ghusla lifrafil hadatsil akbari minan nifasi lillahi ta’ala.
Artinya
Baca juga : Niat Mandi Puasa Ramadan, bukan Mandi Wajib atau Junub
Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari nifas karena Allah Ta'ala.
Bacaan Arab
Bacaan Latin
Nawaitul ghusla lifrafil hadatsil akbari lillahi ta’ala.
Artinya
Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar karena Allah Ta'ala.
Tata cara mandi junub harus sesuai dengan aturan yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Berikut langkah-langkahnya:
Niat dilakukan sebelum mulai mandi. Niat ini adalah untuk menghilangkan hadas besar.
Membasuh kedua tangan sebanyak 3 kali, sebelum memasukkan tangan ke dalam air.
Membersihkan bagian tubuh yang terkena najis atau kotoran, termasuk bagian tubuh yang dikeluarkan dari kemaluan atau kotoran lain.
Berwudhu secara sempurna seperti wudhu yang dilakukan sebelum sholat, mulai dari membasuh wajah, tangan, membasuh kepala, dan kaki. Disarankan untuk menunda mencuci kaki hingga setelah mandi.
Siramkan air ke seluruh bagian kepala sebanyak tiga kali. Pastikan air merata ke seluruh rambut dan kulit kepala.
Setelah membasuh kepala, lanjutkan dengan menyiram seluruh tubuh. Pastikan seluruh bagian tubuh terkena air, termasuk bagian-bagian yang tersembunyi seperti lipatan-lipatan kulit.
Sebaiknya memulai membasuh dari sisi kanan tubuh, baru kemudian sisi kiri, sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
Pastikan seluruh tubuh, termasuk lipatan-lipatan kulit, telah terkena air dan bersih dari hadas besar.
Terakhir, membasuh kaki yang mungkin belum terkena air saat berwudhu sebelumnya.
Rukun mandi junub adalah niat dan meratakan air ke seluruh tubuh. Jika kedua hal ini sudah terpenuhi, maka mandi junub dianggap sah.
Disunnahkan untuk menggosok-gosok tubuh dan mendahulukan bagian kanan. Dengan mandi junub yang benar, seorang Muslim dapat kembali dalam keadaan suci dan siap melaksanakan ibadah lainnya. (Z-12)
Allahu la ilaha illa Huwa, Al-Hayyul-Qayyum. La ta'khudhuhu sinatuw wa la nawm. Lahu ma fis-samawat wa ma fil-ard. Man zhal-lazi yashfa'u 'indahu illa bi idhnihi.
Doa ini adalah salah satu doa terkenal yang dipanjatkan Nabi Ibrahim, khususnya ketika ia berdoa untuk keturunannya, yang terdapat dalam surat Ibrahim ayat 40-41.
Allahumma-ktub lii bihaa ‘indaka ajran, wad’a ‘anni bihaa wizran, waj’alhaa lii ‘indaka dzukhraa, wataqabbalhaa minnii kamaa taqabbaltahaa min ‘abdika Dawuud.
Permohonan Perlindungan kepada Allah: Ayat ini mengajarkan untuk berlindung kepada Allah sebagai Pencipta dan Pemelihara waktu fajar. Allah disebut sebagai Tuhan
Doa merupakan bentuk ikhtiar spiritual, namun penting juga untuk diiringi dengan usaha fisik seperti menjaga pola makan yang sehat, istirahat yang cukup, dan berkonsultasi dengan dokter
Allahumma ihdini fiiman hadait, wa ‘aafini fiiman ‘aafait, wa tawallani fiiman tawallait, wa baarikli fiima a’thait, wa qinii syarra maa qadhait, fa innaka taqdhi walaa yuqdha ‘alaik
Apakah mandi besar (mandi wajib/mandi junub) boleh pakai sabun dan sampo? Simak penjelasan Ning Sheila Hasina dan Gus Baha agar mandi junub sah dan tidak menjadi mutaghayir.
Mandi wajib juga disebut mandi junub dan dilakukan ketika seseorang mengalami kondisi tertentu, seperti keluar mani, berhubungan suami istri, selesai haid atau nifas
Mandi wajib (mandi junub) adalah mandi untuk menghilangkan hadas besar yang menyebabkan seseorang tidak boleh shalat, thawaf, menyentuh mushaf (menurut banyak pendapat), dan ibadah lainnya.
Pelajari niat mandi wajib, bacaan Arab, Latin, tata cara, dan dalil Al-Qur'an serta hadits. Mudah dipahami untuk umat Islam.
Simak panduan lengkap tata cara mandi wajib (junub) yang benar sesuai syariat. Ketahui niat mandi besar setelah haid, nifas, atau berhubungan intim agar ibadah sah dan suci.
Panduan lengkap Mandi Junub (Mandi Wajib). Pahami 2 Rukun wajib, niat, dan sunnah penyempurna agar ibadah Anda (Shalat, Thawaf, dll.) sah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved