Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DUNIA menghadapi tantangan besar dalam transisi menuju energi bersih dan keberlanjutan lingkungan. Misi dunia dalam upaya mengurangi emisi karbon dan mengatasi perubahan iklim, melalui inovasi dalam sektor energi dan pengelolaan sumber daya alam menjadi kunci utama yang tertuang dalam komitmen net zero emission 2050.
Untuk mencapai target net zero emission 2050, muncul perusahaan-perusahaan yang berkomitmen untuk mengintegrasikan solusi hijau dalam setiap aspek operasional mereka. Salah satu pelopor dalam inisiatif ini adalah ADCORP, sebuah brand holding company yang bergerak pada penciptaan ekosistem energi hijau, fokus pada industri panel surya terintegrasi.
ADCORP berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata dalam bisnis yang berkelanjutan bagi Indonesia dan dunia. Melalui pemanfaatan energi hijau dan pengolahan sumber daya alam yang bertanggung jawab, ADCORP berupaya menciptakan ekosistem energi hijau fokus pada industri panel surya terintegrasi dari hulu ke hilir.
Baca juga : Presiden Jokowi: Transisi Energi Dilakukan dengan Hati-Hati
Menurut Adhia Absar Arryman, Group CEO ADCORP untuk mewujudkan visi hilirisasi agar mencapai Green Growth, penting bagi Indonesia untuk memperkuat industrialisasi dari hulu dengan mengoptimalkan sumber daya alam yang ada. Dan berkolaborasi dengan negara-negara yang kuat di industri hilirnya, sehingga tercipta satu konsorsium untuk menciptakan produk-produk kebutuhan masa depan dunia.
"Indonesia dengan kekayaan sumber daya yang luar biasa sudah harus mulai berdikari, membangun dan memperkuat industri pengelolaan sumber daya alamnya, menciptakan nilai tambah yang semaksimal mungkin agar dapat menjadi produk rantai pasok yang siap digunakan bagi industri tengah dan hilir. Sehingga manfaat dari nilai tambah ini dapat dirasakan semaksimal mungkin oleh Bangsa Indonesia,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Senin (19/8).
Sebagai brand holding company, ADCORP mengelola beberapa sub holding companies yaitu ADInvestment, ADResources, ADIndustries, ADServices, ADEnergy, ADLand, dan ADFoodServices.
Baca juga : Pertamina Dorong Akses Pendanaan Hijau melalui Sustainable Finance Framework
ADInvestment mengelola dana seluruh perusahaan di bawah ADCORP. ADResources mengelola hilirisasi silika di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, untuk menjadikan Indonesia pemain kunci dalam mata rantai pasok energi hijau dunia. ADResources terintegrasi dengan ADServices, ADIndustries dan ADEnergy untuk memuwujudkan ekosistem energi hijau yang fokus pada industri panel surya terintegrasi.
ADLand fokus pada properti eco-friendly di Bali dan Labuan Bajo. Selain itu, ADFoodServices yang akan dioperasikan pada tahun 2025, sebagai industri pengolahan makanan.
Industri panel surya terintegrasi yang sedang dikerjakan oleh ADCORP memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan energi bersih di Indonesia dan di dunia. Dengan memproduksi panel surya buatan Indonesia, ADCORP berkomitmen untuk memenuhi ketentuan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 60% dan mendatangkan investasi asing untuk mendorong pertumbuhan sektor energi terbarukan.
Baca juga : Pemerintah Sebut Ada 3 Proyek Prioritas dalam Kerja Sama AZEC
"Dengan menciptakan ekosistem energi hijau dan industri panel surya terintegrasi, kami berupaya untuk berkolaborasi seluas-luasnya dan mengoptimalkan daya upaya baik di teknologi maupun investasi luar negeri dari segala sektor mulai dari hulu ke hilir. Dimulai dengan industri pemurnian silika. Fokus utama ADCORP saat ini adalah agar Indonesia dapat memiliki produk panel surya buatan dalam negeri dengan TKDN semaksimal mungkin dari sumberdaya kita sendiri dan meminimalisir ketergantungan impor bahan baku maupun bahan jadi,” tambah Adhia.
Dengan semua langkah dan inisiatif ini, ADCORP berkeinginan untuk memanfaatkan momentum target net zero emission 2050 dunia, agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh 8%, dan Indonesia dapat berkontribusi dalam upaya global untuk mengurangi jejak karbon dan memerangi perubahan iklim.
Selain kontribusi dalam sektor energi hijau, ADCORP juga berkomitmen pada tanggung jawab sosial melalui berbagai inisiatif. Yayasan Lentera di Solo merupakan salah satu contoh nyata dari komitmen sosial ADCORP.
Yayasan ini memberikan dukungan kepada puluhan anak usia sekolah penderita HIV/AIDS yang tidak memiliki tempat tinggal tetap dan hak pendidikan yang layak. Dalam kerjasama dengan kitabisa.com, yayasan ini telah aktif sejak 2019 dalam membantu anak-anak yang terpaksa berpindah-pindah dan sering kali ditolak oleh masyarakat sekitar.
Selain itu, ADCORP juga mendukung Kampung Tenun Pamasihan di Sumatera Barat, sebuah gerakan pemberdayaan yang mengedepankan ilmu pengetahuan, sejarah, dan budaya. Dipimpin oleh Ibu Atitje Arryman, kelompok penenun di kampung ini mengolah benang menjadi kain songket dengan proses yang memakan waktu hingga enam bulan. Inisiatif ini tidak hanya memberikan lapangan kerja, tetapi juga melestarikan tradisi dan budaya lokal. (Z-8)
Wacana penghentian insentif kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) berpotensi menghambat laju transisi energi nasional.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk merefleksikan dinamika isu energi nasional dan global sepanjang tahun 2025, sekaligus membahas arah kebijakan energi nasional pada tahun 2026.
Pertamina NRE kembali menunjukkan langkah strategisnya dalam transisi energi nasional dengan menandatangani nota kesepahaman bersama perusahaan Tiongkok.
Dukungan pembiayaan yang tepat, inklusif, dan berkelanjutan akan memastikan bahwa transisi energi tidak hanya berjalan cepat, tetapi juga adil dan memberikan manfaat.
Selama kesenjangan antara narasi diplomasi iklim dan implementasi kebijakan dalam negeri tetap terbentang lebar, komitmen emisi net-zero 2060 akan terus menjadi tantangan besar.
Pemerintah memproyeksikan tambahan kapasitas pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT) akan tumbuh 2,5% hingga 3,2% per tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved