Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
IKATAN Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) DKI Jakarta menyoroti partisipasi politik kepemimpinan perempuan di DKI Jakarta. Lutfiadi sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM DKI Jakarta menyoroti bahwa sudah seharusnya masyarakat memberikan apresiasi dan mendorong munculnya perempuan untuk menjadi sosok pemimpin.
“Kehadiran perempuan bukan soal representasi saja melainkan tentang diversifikasi perspektif dan keputusan yang lebih holistik,” ucap Lutfiadi dalam keterangan yang diterima, Senin (5/8).
Lutfiadi juga menjelaskan keterlibatan perempuan untuk maju sebagai pemimpin masih sangat minim dan ini sangat disayangkan. Padahal, di Indonesia banyak sekali perempuan hebat tetapi mereka enggan untuk berpartisipasi dalam dunia politik. Ini dikarenakan di dalam dunia politik, perempuan masih dipandang sebelah mata.
Baca juga : Perempuan Muda Didorong untuk Beri Dampak Positif bagi Sekitar
“Perempuan-perempuan hebat yang ingin menjadi pemimpin justru banyak diragukan bahkan cenderung diserang dari mulai mental, fisik, bahkan dimatikan karakternya. Perempuan juga sering diragukan kepemimpinannya dan dikaitkan dengan hal-hal yang tidak berkaitan dengan kepemimpinan seperti isu rumah tangga, harta, dan bahkan keturunan.
"Hal serupa tentunya jarang sekali dialami laki-laki yang ingin jadi pemimpin. Itu berarti politik di Indonesia masih cenderung bersifat patriarki," jelas Lutfiadi.
Lutfiadi juga menyayangkan adanya upaya mematikan karakter terhadap politisi perempuan. Salah satunya, terjadi di DKI Jakarta, ialah Zita Anjani, politisi perempuan yang digadang-gadang akan meramaikan Pilkada DKI, diserang habis-habisan, bukan hanya oleh laki-laki, tapi juga oleh sesama perempuan.
"Masyarakat kita harusnya memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk kartini-kartini muda agar dapat terlibat dan maju sebagai pemimpin termasuk dalam Pilkada DKI 2024. Hal itu guna memastikan representasi yang lebih inklusif dengan memberikan kesempatan dan dukungan bagi para politisi perempuan di Indonesia,” tandasnya. (H-2)
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Anggia Ermarini mengungkapkan IMW 2026 merupakan bentuk nyata keberpihakan Fatayat NU terhadap penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.
Workshop peningkatan kapasitas ini diikuti lebih dari 100 pelaku UMKM perempuan ibu rumah tangga dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Forum ini menyoroti kontribusi perempuan dalam mendorong resiliensi di komunitasnya, sekaligus memberikan wadah untuk berdiskusi menggaungkan suara perempuan.
Dampak psikologis pascabencana berpengaruh terhadap proses pemulihan sosial dan ekonomi, terutama di wilayah dengan kerentanan ekonomi tinggi seperti di Sumatra.
Keberadaan petugas haji perempuan dinilai krusial untuk menghadirkan layanan terhadap kebutuhan spesifik jemaah perempuan, yang tidak selalu dapat dilakukan oleh petugas laki-laki.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum melaporkan pria yang melecehkannya saat acara publik di Mexico City.
A-Sisterhood juga merupakan organisasi yang mendanai program pendidikan bagi anak perempuan kurang mampu serta mendukung perempuan dalam dunia kerja.
PT KAI menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Best Woman Empowerment Company 2025 in Encouraging Woman's Right Protection to Provide Comfort and Safety.
Aplikasi SAMAR, jelas dia, dirancang untuk mempercepat penyampaian salinan putusan secara otomatis, sementara Vitamin-A bertujuan mempermudah validasi akta cerai.
Memperkuat kesetaraan gender bukan berarti diskriminasi terhadap salah satunya.
Inovasi dilakukan di ruang di mana kekerasan dapat diidentifikasikan, seperti di lembaga pendidikan, di ruang keluarga, dan juga ruang digital
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved