Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Arab Saudi berencana menjadikan salah satu makanan tradisional asal Yogyakarta, gudeg, sebagai jamuan untuk jemaah haji. Proses itu masih dalam tahap sertifikasi makanan.
"Gudeg sekarang sudah dikemas dalam kaleng yang tahan lama. Beberapa waktu lalu pernah misi dagang ke Arab, dari Arab pernah datang ke Jogja," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Syam Arjayanti dihubungi, Jumat, 28 Juni 2024.
Syam mengatakan proses menjadikan gudeg sebagai makanan bagi jemaah haji sudah berjalan sekitar satu tahun. Menurutnya, proses saat ini masih pada sertifikasi makanan yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi.
Baca juga : Ini Klarifikasi Garuda Indonesia Soal Penyesuaian Jadwal Pemulangan Jemaah Haji
Ekspor makanan, ia melanjutkan, harus memenuhi apa yang diinginkan negara tujuan. Di Arab Saudi, ada beberapa sertifikasi yang harus dilalui.
"Ini masih proses, ada yang clear, dan masih proses. Butuh waktu. Sertifikasi biayanya mahal," kata dia.
Ia menegaskan saat ini Gudeg Bu Citro yang masuk dalam proses itu. Bila tembus, proses itu akan berlanjut kerja sama dengan standarisasi yang ditentukan.
Baca juga : 1.301 Jamaah Meninggal pada Ibadah Haji Tahun Ini
Di sisi lain, ada persoalan keterbatasan bahan baku gudeg, yakni nangka. Produsen gudeg dalam beberapa waktu terakhir sudah sudah mendatangkan nangkan dari luar DIY untuk berproduksi.
"Persoalannya di sini memang sertifikasi ini, tergantung kemampuan masing-masing IKM (industri kecil menengan) di Yogyakarta. Itu belum dari segi kualitas dan kuantitas," ujarnya.
Syam menyebut banyak potensi makanan yang bisa diekspor kendati terkendala pada teknologi untuk membuat makanan itu bertahan lama. Apalagi, seperti untuk ibadah haji akan membutuhkan dalam jumlah besar.
Baca juga : 5 Jemaah Haji Asal DIY Meninggal di Tanah Air
"Kalau makanan minimal harus bertahan 1 tahun hingga 1,5 tahun. Itu yang seringkali harus ada teknologi yang belum bisa memenuhi," ungkapnya.
Selain itu, Pemerintah Arab Saudi juga menginginkan salak bisa masuk. Namun, proses uji coba teknologi dengan sejumlah lembaga baru mampu membuat salak bertahan hingga satu bulan.
"Ini baru berproses terus, moga-moga goal juga. Kalau itu pun belum menjadi makanan resmi haji dan umrah, dari Arab sendiri siap memasarkan ke retail-retail mereka, ke hotel-hotelnya siap juga," ucapnya.
(Z-9)
Jelajahi 38 makanan tradisional Indonesia dari setiap provinsi, penuh cita rasa khas. Temukan kuliner favoritmu sekarang!
Resep Gudeg Jogja otentik, manis & legit! Pelajari cara membuat gudeg sendiri di rumah dengan mudah. Tips & trik rahasia rasa tradisional dijamin bikin nagih!
Jelajahi kelezatan Indonesia! Temukan resep & cerita unik di balik makanan tradisional dari Sabang hingga Merauke. Cicipi warisan kuliner Nusantara. Lihat disini Selengkapnya
Makan Bajamba digelar sebagai bentuk penghormatan kepada para raja dan sultan.
Dikenal karena keindahan alamnya dan udaranya yang sejuk, Bandung juga menawarkan beragam hidangan lezat yang siap memanjakan lidah
Dinkes Kota Yogyakarta mengoptimalkan proses pemulihan kepesertaan Program PBI-JKN yang sempat dinonaktifkan.
SWISS-BELHOTEL Airport Yogyakarta kembali menyelenggarakan kegiatan donor darah bekerja sama dengan PMI Wates, Kulon Progo, untuk memastikan ketersediaan stok darah di wilayah ini.
MULAI pukul 00.00 WIB, Jumat (6/2), KAI Daop 6 Yogyakarta mulai membuka penjualan tiket untuk arus balik atau keberangkatan H+1 Lebaran.
Pemerintah Daerah Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, bertransformasi menjadi kawasan pedestrian penuh mulai 2026.
PEREMPUAN berusia 35 tahun asal Serui Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, ini dinobatkan sebagai lulusan tercepat jenjang Pendidikan Dokter Spesialis di Universitas Gadjah Mada (UGM).
AREA Malioboro, Yogyakarta, ditargetkan menjadi kawasan pedestrian penuh pada tahun ini. Untuk itu, Pemda DIY pun tengah menata lalu lintas, parkir, serta moda transportasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved