Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) menyebut berdasarkan data dari sistem pencatatan dan pelaporan hasil pelayanan imunisasi melalui Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) hingga minggu ketiga bulan Juni 2024, capaian imunisasi masih di bawah 50%.
Cakupan Imunisasi Bayi Lengkap baru mencapai 20%, Imunisasi Baduta Lengkap 15,7%, Imunisasi Antigen Baru (PCV2) 16,3%, dan Status Imunisasi Tetanus (T2+) 8,4%. Capaian ini masih di bawah target untuk semester pertama tahun ini, yaitu 50%.
"Untuk memotivasi dan mencari solusi dalam meningkatkan angka cakupan imunisasi rutin tahun 2024 dan penginputan ASIK di daerah, seluruh petugas imunisasi di puskesmas dan posyandu/pos imunisasi didorong untuk memberikan layanan imunisasi secara optimal dan melakukan penginputan seluruh data hasil imunisasi melalui Mobile ASIK secara rutin," kata Direktur Pengelola Imunisasi Kemenkes, Prima Yosephine, Rabu (26/6).
Baca juga : Zero-Dose Imunisasi Anak Ditargetkan Berkurang 25% pada 2024
Salah satu upaya untuk mendorong penginputan rutin melalui Mobile ASIK adalah kegiatan Jumat Bersama ASIK Imunisasi (JERAMI) yang diadakan oleh Direktorat Pengelolaan Imunisasi setiap Jumat.
Kegiatan itu merupakan desk review rutin antara Program Imunisasi dan Digital Transformation Office (DTO) dengan seluruh Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Puskesmas yang dibagi menjadi 4 regional.
"Kami berharap kegiatan JERAMI ini dapat memotivasi dan memberikan solusi kepada daerah dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi saat melaksanakan program imunisasi dan menginput data agar capaian imunisasi yang sudah dilaksanakan bisa tercatat dan terlaporkan dalam ASIK secara baik, real-time, dan konsisten," ujar dia.
Setiap bulan, 50 puskesmas dengan penginputan data dan pencapaian tertinggi dalam semua indikator program imunisasi mendapatkan penghargaan berupa hadiah dan sertifikat/piagam yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P).
(Z-9)
SERANGAN nyamuk di sejumlah lokasi pengungsian pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang menjadi perhatian serius. Kemenkes memastikan kondisi tersebut Kejadian Luar Biasa (KLB).
Gizi seimbang adalah kombinasi menu makanan sehari-hari yang mengandung seluruh zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.
Kemenkes mengungkapkan temuan senior yang merupakan peserta PPDS Unsri melakukan perundungan atau bullying pada juniornya dengan memeras Rp15 juta per bulan
tim kesehatan Dinkes Sumatra Barat juga mulai mewaspadai munculnya berbagai penyakit menular di lokasi-lokasi pengungsian.
Selain penyakit umum, Kemenkes juga memberikan perhatian khusus terhadap penyakit menular dengan tingkat penularan tinggi.
Menurutnya, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat harus menjadi kebiasaan sehari-hari anak, baik di rumah maupun di sekolah.
Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan surutnya genangan di beberapa wilayah.
Polisi mendalami dugaan penelantaran anak dalam kasus balita jatuh dari balkon rumah kontrakan di Jatinegara. Anak diduga hanya diasuh kakaknya.
Seorang balita berusia tiga tahun terjatuh dari balkon lantai dua rumah kontrakan di Jatinegara, Jakarta Timur, dan mengalami luka di bagian dagu.
Pendekatan menu berbasis pangan lokal juga sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas gizi sekaligus memberdayakan masyarakat.
Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan urgensi pencegahan stunting sejak masa krusial 1.000 hari pertama kehidupan, khususnya ketika bayi masih berada dalam kandungan. MBG 3B
Dehidrasi pada balita bisa cepat membahayakan. Ketahui gejala dan cara menanganinya. Segera periksa dokter jika gejala memburuk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved