Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertanian, Andi Amran Sulaiman memastikan jumlah ketersediaan hewan kurban baik sapi, kerbau, kambing, dan domba memenuhi kebutuhan nasional sangat mencukupi, bahkan surplus.
Berdasarkan data terkini, proyeksi kebutuhan hewan kurban mencapai 1,97 juta ekor, meningkat 5% dari tahun sebelumnya. Potensi ketersediaan hewan kurban tahun 2024 mencapai 2,06 juta ekor, sehingga diperkirakan terdapat surplus sebanyak 88 ribu ekor.
Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus memantau perkembangan angka ketersediaan dan kebutuhan hewan kurban dari seluruh provinsi serta melakukan rekayasa lalu lintas dan distribusi hewan kurban dari daerah surplus ke daerah minus.
Baca juga : Presiden Joko Widodo, JK, dan Mentan Andi Amran Sulaiman Berkurban di Sulsel

Dok.Kementan
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah, mengungkapkan, "Kami telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan stakeholder lainnya untuk memastikan distribusi hewan kurban dari daerah surplus ke daerah minus berjalan lancar. Kami juga mengupayakan berbagai skenario rekayasa lalu lintas untuk memfasilitasi distribusi ternak ini."
Baca juga : Mentan Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Aman dan Mencukupi
Ditjen PKH telah menerapkan pengawasan lalu lintas Hewan, produk hewan, dan media pembawa penyakit hewan lainnya. Untuk memastikan hewan kurban yang dilalulintaskan telah memenuhi persyaratan kesehatan, Ditjen PKH menurunkan sejumlah tenaga kesehatan hewan.
Tim Ditjen PKH berkoordinasi dengan Otoritas Veteriner di provinsi dan kabupaten/kota serta Badan Karantina Indonesia untuk bersama-sama mengawasi lalu lintas hewan agar hewan kurban dipastikan sehat dan layak untuk disembelih.
Beberapa tindakan mitigasi dilakukan meliputi pendistribusian Surat Edaran terkait kewaspadaan dan tindakan pengendalian penyakit, percepatan vaksinasi maupun pengobatan cacing dan ektoparasit terhadap ternak. Selain itu, dilakukan pengawasan di lapak penjualan hewan kurban serta pasar hewan.
Baca juga : Presiden Jokowi Kurban Sapi di 38 Provinsi, Beratnya 900 Kg Hingga 1,2 Ton
Juru sembelih halal (Juleha) yang telah mendapatkan pelatihan saat ini berjumlah 1.895 orang dan Rumah Potong Hewan Ruminansia yang beroperasi mencapai 512 unit, diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pemotongan hewan kurban.
Kementerian Pertanian juga telah membentuk tim pemantauan hewan kurban, yang bertugas melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan teknis kesehatan hewan/kesehatan masyarakat veteriner di wilayah Jabodetabek.
"Kami juga mendorong masyarakat untuk memilih hewan kurban yang sehat dan telah memenuhi persyaratan kesehatan yang dibuktikan dengan surat keterangan kesehatan hewan dari Dinas terkait," tambah Nasrullah.
Melalui langkah-langkah tersebut, Kementerian Pertanian berkomitmen untuk memastikan ketersediaan hewan kurban yang sehat dan layak untuk memenuhi kebutuhan Idul Adha 2024. Semoga perayaan Idul Adha tahun ini berjalan lancar dan penuh berkah bagi seluruh umat. (Z-3)
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap dinamika global maupun potensi gangguan iklim.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan mayoritas komoditas strategis berada dalam posisi surplus menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan target swasembada pangan. Cadangan beras nasional di Perum Bulog mencapai 4,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.
Kementan mempercepat pengembangan investasi peternakan sapi skala besar di Kalimantan Tengah dengan target populasi mencapai 200 ribu ekor dalam satu kawasan terintegrasi.
Kementerian Pertanian menargetkan produksi jagung 18 juta ton pipilan kering pada 2026 untuk mendukung swasembada.
Menurutnya, selama ini praktik pemotongan hewan kurban masih jauh dari standar ideal, baik dari sisi kesehatan, kebersihan, maupun pemanfaatan daging kurban.
Distribusi hewan kurban ini menyasar ke daerah tertinggal agar keberkahan Idul Adha tersebar merata.
Daya Group kembali menyalurkan hewan kurban sebagai bagian dari komitmen sosial perusahaan di wilayah sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat.
Pembagian apresiasi dalam bentuk hewan kurban kambing kepada Mitra Pengemudi Grab telah dilaksanakan secara bertahap pada 2-4 Juni 2025 di lebih dari 30 kota.
Mitra Jejaring Kurban adalah sebuah inisiasi gerakan kurban dengan mekanisme jual langsung yang dilakukan mitra peternak individu Jaringan Dompet Dhuafa
Hari Raya Idul Adha bukan hanya bentuk ketaatan spiritual, melainkan juga momentum penting untuk menguatkan solidaritas sosial dan kepedulian terhadap isu-isu mendesak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved