Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Dukungan terhadap kemajuan pendidikan dan budaya literasi masyarakat terus dikembangkan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim). Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menyalurkan bantuan perpustakaan keliling serta 500 paket tas dan alat tulis bagi siswa Sekolah Dasar di Maratua, Kabupaten Berau, Kaltim.
Bantuan perpustakaan keliling diserahkan kepada Yayasan Kalasahan Maratua, yang selama ini fokus terhadap peningkatan budaya literasi masyarakat melalui edukasi sejak dini, utamanya terkait pentingnya menjaga ekosistem laut. Sementara bantuan alat tulis menyasar empat SD di Maratua.
VP TJSL Pupuk Kaltim Sugeng Suedi mengungkapkan perusahaan secara aktif terus berupaya mendukung berbagai program peningkatan kualitas pendidikan dan literasi dengan memberikan akses lebih terhadap bahan bacaan dan alat belajar yang memadai. Dengan begitu, diharapkan para siswa memiliki minat belajar yang lebih kuat.
Baca juga : Kredit Pintar dan Atome Finance Kolaborasi Bangun Perpustakaan di SMP Wee Wella Sumba
“Dari bantuan ini, kami harap budaya literasi dan kemajuan pendidikan anak usia dini semakin meningkat, sehingga generasi penerus pun bisa menimba pengetahuan dengan lebih baik,” ujar Sugeng melalui keterangan tertulis, Kamis (6/6).
Ia mengatakan budaya literasi harus didukung secara optimal sehingga pengetahuan anak semakin bertumbuh, termasuk dalam hal kekayaan alam Bawah laut. Terlebih potensi Maratua sebagai daya tarik wisata unggulan membutuhkan peran serta tanggung jawab bersama agar terus tejaga dan terpelihara dengan baik.
“Bahan bacaan di perpustakaan keliling ini berisi ragam edukasi terkait berbagai hal yang berhubungan dengan ekosistem laut dan pelestarian lingkungan, sebagai bekal bagi masyarakat agar senantiasa teredukasi dengan pengetahuan yang dihadirkan,” terang Sugeng.
Mewakili Pemerintah Daerah, Kepala Dinas Pendidikan Berau melalui Koordinator Pengawas Sekolah Muhammad Ali Hanafi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Pupuk Kaltim. Ia menganggap itu adalah upaya bersama dalam mendorong literasi dan penguatan kapasitas pendidikan generasi yang lebih unggul dan berdaya saing.
"Bantuan perpustakaan keliling sangat tepat sebagai sarana belajar masyarakat untuk menimba pengetahuan, utamanya terkait pelestarian alam dan lingkungan. Begitu juga dengan perangkat belajar bagi siswa di empat SD Maratua, menunjukkan partisipasi proaktif perusahaan untuk menggiatkan semangat anak didik menimba pengetahuan," ucap Ali. (Z-11)
RAMADAN adalah bulan yang identik dengan kultum (kuliah tujuh menit). Pada umumnya, kultum berisi ceramah keagamaan
Meski potensi ekonomi digital besar, Indonesia masih menghadapi tantangan serius pada aspek literasi.
Menurut Eka Kurniawan, kunci utama untuk meningkatkan kemampuan menulis terletak pada kombinasi antara asupan literasi yang beragam dan latihan fisik yang konsisten.
Skor PISA 2022 menempatkan literasi membaca siswa Indonesia pada angka 359 poin, masih di bawah rata-rata internasional.
MEMPERINGATI Hari Pendidikan Internasional, The Sunan Hotel Solo sukses menggelar “Solo Book Party – Edisi Spesial 2 Tahun SBP” bersama Solo Book Party (SBP).
Di kota ini berdiri banyak sekali lembaga pendidikan tinggi, dan rata-rata terbaik se-Indonesia
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
Teddy menjelaskan bahwa program MBG justru dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan bahwa pendidikan Pancasila harus menjadi arus utama dalam pembentukan karakter generasi muda
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, meminta publik untuk bersikap jernih dan jujur dalam membaca struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
BELAKANGAN ini, ruang media sosial diramaikan perbincangan mengenai istilah 'bahasa ibu' yang memantik refleksi publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved