Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Eksekutif Barisan Pengkaji Pendidikan (Bajik), Dhitta Puti Sarasvati menilai meski pemerintah memberikan sekolah gratis namun hal itu belum tentu bermutu dan terjangkau oleh masyarakat. Ada beberapa kriteria yang perlu dilengkapi pemerintah agar bisa menyediakan sekolah yang terjangkau oleh masyarakat.
Wajib belajar memang pemerintah perlu menyediakan layanan pendidikan yang berkualitas secara gratis. Akses pendidikan masih menjadi isu permasalahan karena tidak semua anak punya akses terhadap pendidikan yang berkualitas dan bermutu bahkan masih dilihat anak yang putus sekolah di jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK.
"Yang dimaksud akses pendidikan bermutu bukan sekedar anak bisa sekolah tetapi pendidikan yang bermutu adalah harus tersedia, terjangkau, dan adaptable," kata Dhitta saat dihubungi, Kamis (23/5).
Baca juga : Contoh Catatan Wali Kelas di Rapor yang Memotivasi
Terjangkau artinya pemerintah menyediakan fasilitas sekolah, jumlah kursi atau bangku sekolah sesuai dengan penduduk di suatu wilayah. Kemudian semua anak bisa menjangkau sekolahnya, baik secara ekonomi maupun jarak,
"Sehingga ketika ada biaya lain-lain yang memberatkan orang tua murid yang bisa sebabkan putus sekolah maka tidak terjangkau. Mungkin sekolahnya gratis tapi karena ada biaya-biaya lain, itu termasuk tidak terjangkau," ujar dia.
Diketahui, berdasarkan data dari BPS 2023 angka putus sekolah jenjang pendidikan dasar yang cukup besar mulai dari SD (0,67%), SMP (6,93%), dan SMA/SMK (21,61%).
Baca juga : Agmari Persembahkan Program Profesional Mengajar untuk SMK Pemasaran
Selain itu terjangkau juga secara sosial dan budaya. Jika siswa mengalami minder atau mengalami perilaku di luar nilai-nilai pendidikan maka itu juga termasuk tidak terjangkau. Selanjutnya siswa juga perlu terakses dan layak dalam layanan pendidikan. Faktor yang layak karena sekolah harus menjadi aman, nyaman, dan memenuhi untuk anak, karena fenomena sekolah saat ini masih ditemui banyak yang tidak layak baik ruang kelas, bangunan, hingga sanitasi.
"Adaptabel harus menyesuaikan dengan situasi tertentu, pembelajaran bisa sesuaikan dengan kondisi tertentu misalnya pada saat pandemi covid-19 lalu," ujar dia.
Sehingga itu yang merupakan disebut sebagai pemenuhan pendidikan yang bermutu, namun itu pun tampaknya belum tercapai di seluruh daerah. Pendidikan di level formal ada di SD, SMP, dan SMA/SMK yang memadai tetapi bukan hanya di sekolah tapi juga di rumah dan masyarakat, dimana adanya akses pendidikan orang tua membantu memperoleh pengetahuan termasuk di pusat-pusat kebudayaan, kegiatan kepemudaan, dan pendidikan atau selain pendidikan formal.
"Kemudian pendidik atau guru maupun orang tua juga perlu dipastikan kemampuannya yang berkualitas agar anak bisa merasa aman dan nyaman dan ada stimulus agar anak nyaman belajar," ungkapnya.
Terakhir yakni sumber belajarnya mulai dari buku yang beragam atau setidaknya siswa diberikan sumber belajar layanan akses internet. (Iam/Z-7)
Di tengah derasnya arus teknologi, perhatian pada tulisan tangan terasa seperti langkah mundu
Bangsa kita telah mengalami sejarah panjang bagaimana memosisikan ujian sebagai bagian dari evaluasi hasil belajar di tingkat pendidikan dasar dan menengah.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
Teddy menjelaskan bahwa program MBG justru dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan bahwa pendidikan Pancasila harus menjadi arus utama dalam pembentukan karakter generasi muda
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, meminta publik untuk bersikap jernih dan jujur dalam membaca struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Layanan Internet Merah Putih (IMP) resmi diperkenalkan sebagai pengembangan baru layanan internet satelit broadband untuk menjawab kebutuhan konektivitas nasional yang terus berkembang.
Banyak orang sudah membuktikan bisa dapat penghasilan tanpa harus nunggu keterima kerja kantoran. Kuncinya bukan instan, tapi tahu jalur yang masuk akal dan mau konsisten jalani prosesnya.
Melalui BRImo, nasabah BRI bisa melakukan pembayaran TV kabel dan internet dengan cepat, aman, dan bahkan lebih hemat berkat promo cashback menarik.
Pemerintah mengingatkan orangtua agar tidak melepas anak-anak ke dunia maya tanpa bekal pemahaman yang cukup mengenai konten yang mereka konsumsi beserta konsekuensinya.
Tantangan ruang digital bagi anak-anak di Indonesia kini telah bergeser dari sekadar konten negatif menuju ancaman yang bersifat personal dan sulit terdeteksi.
Satelit Nusantara Lima (SNL/N5) resmi mencapai orbit geostasioner di 113 derajat bujur timur pada ketinggian sekitar 35.786 kilometer di atas permukaan Bumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved