Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK dimulainya gelombang kedatangan jemaah haji Indonesia di Madinah, Arab Saudi pada pekan lalu, insiden jemaah tersasar di Madinah masih terus berlangsung. Setiap hari, temuan jemaah yang kebingungan saat hendak kembali ke penginapannya masih banyak.
Per hari, lebih dari 100 insiden yang terjadi. Penyebabnya beragam. Mulai dari tertinggal rombongan, lupa rute balik hotel, kebingungan gara-gara keluar masjid lewat pintu yang berbeda, atau faktor lain.
Seperti pada Selasa (21/5) sore hingga Rabu (22/5) Waktu Arab Saudi, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di sektor khusus Masjid Nabawi mencatat ada 109 jamaah yang kesulitan untuk kembali ke tempat penginapannya.
Baca juga : Kerap Tersesat, Jemaah Diimbau Selalu Bawa Identitas
Dari jumlah itu, 70 orang jemaah harus diantarkan ke hotelnya oleh petugas. Sedangkan, sisanya dijemput oleh jamaah satu rombongannya atau pimpinan kloternya.
Kepala Sektor Khusus Masjid Nabawi PPIH Arab Saudi, Surnadi, menjelaskan, memang sampai saat ini masalah jemaah kesasar menjadi insiden yang paling dominan ditangani oleh petugas di area Masjid Nabawi. "Namun, Alhamdulillah, semua hal itu bisa diatasi. Semua jemaah bisa kembali ke hotelnya," ujarnya.
Sejak awal, kata Surnadi, PPIH memang sudah mengantisipasi potensi ini. "Karena itu, di area Masjid Nabawi ditempatkan petugas khusus di seluruh sektor," katanya.
Nantinya, petugas ini lah yang akan membantu pemulangan jemaah. "Bisa diantar ke hotel oleh petugas, atau menghubungi ketua kloternya," katanya.
Sejumlah jamaah yang berada di kawasan Nabawi memang mengaku sedikit bingung. "Alhamdulillah akhirnya dibantu petugas," kata Isqaha, jamaah asal embarkasi Lampung. (P-5)
Para peserta mulai menemukan nilai-nilai penting seperti kedisiplinan, kegembiraan, dan kekompakan selama mengikuti pelatihan.
Pemahaman terhadap regulasi media sosial di Arab Saudi menjadi hal penting yang wajib ketuhui, baik oleh petugas maupun jemaah haji.
Metode pendidikan dan pelatihan (diklat) dengan konsep semimiliter menjadi pendekatan baru dalam membentuk karakter petugas haji yang akan melayani jemaah.
Beberapa peserta diklat diketahui mengidap penyakit yang berisiko tinggi mengganggu tugas lapangan, seperti Tuberkulosis (TB) dan gangguan ginjal.
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menegaskan calon petugas haji harus fokus melayani jemaah, bukan pejabat
Petugas haji merupakan representasi negara yang diberi amanah untuk melayani jemaah.
SEBANYAK 18 orang anggota keluarga dari tiga generasi termasuk dalam rombongan bus umrah yang terbakar dan terlibat kecelakaan di Madinah, Arab Saudi.
SEBANYAK 45 warga Muslim India meninggal dan satu orang dilaporkan selamat setelah bus umrah terbakar di Madinah, Arab Saudi
BUS yang membawa rombongan jemaah umrah asal India mengalami kecelakaan fatal setelah bertabrakan dengan truk tangki di kawasan dekat Madinah, Arab Saudi.
Jelang fase pemberangkatan ke Madinah, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kulon Progo meminta jemaah dari Kloter SOC 68 (Kulon Progo) untuk menjaga stamina
Dua jemaah yang meninggal berasal dari Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten CIamis.
SELAIN viral video jemaah haji yang menarik koper sendiri, video lain yang memperlihatkan sembilan jemaah yang berada di hotel 210 masih berihram juga ikut ramai di media sosial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved