Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH kasus intoleransi antar umat beragama beberapa kali terjadi di dalam negeri. Salah satu penyebab adanya kasus-kasus yang bisa dianggap menodai kerukunan antar umat beragama dan mencederai demokrasi, adalah semakin hilangnya nilai saling menghormati dan menghargai perbedaan agama yang ada di masyarakat.
Penanaman nilai-nilai toleransi dan menghargai perbedaan adalah hal yang penting ditanamkan kepada anak-anak sejak masa sekolahMenyikapi kondisi yang ada di masyarakat, Sekolah HighScope Indonesia berkomitmen untuk menanamkan dan menerapkan nilai-nilai toleransi serta menghargai perbedaan kepada seluruh siswa-siswinya dari sejak dini.
Berikut Media Indonesia rangkumkan bagaimana cara mengajarkan anak cinta perdamaian dan memiliki toleransi antar agama yang baik.
Baca juga : PeaceGen Tanamkan Nilai Keberagaman lewat Program Pramuka Abad 21
Head of Service Quality Monitoring & Improvement HighScope Indonesia Institute Jossy Soenarjo menyampaikan, banyak masalah yang terjadi di zaman ini biasanya berasal dari "tidak bisa terwujudnya rasa menghargai terhadap sesama, terhadap suatu hal, terhadap semua perbedaan." Banyak masalah dapat timbul karena kurangnya pemahaman akan perbedaan yang berakibat pada perkelahian, perpecahan, dan kurangnya toleransi.
Dalam rangka memberikan pemahaman akan konsep menghargai perbedaan dan toleransi kepada seluruh siswa-siswinya, Sekolah HighScope Indonesia menyelenggarakan sebuah kegiatan lintas agama yang bertajuk PTR (Peace, Tolerance, Respect). Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan sekolah, yang bertujuan membangun sikap menghormati sesama manusia dan makhluk hidup untuk menciptakan kehidupan yang damai dan berkelanjutan.
Ini juga merupakan satu cara untuk mempromosikan kehidupan madani dengan mengedepankan sikap dan toleransi antar berbagai pemeluk agama serta menghormati berbagai cara yang dilakukan oleh setiap pemeluk agama untuk berkontribusi bagi kemanusiaan.
Baca juga : Sekjen MHM & Presiden Timor Leste Bahas Penguatan Persaudaraan Kemanusiaan
Meskipun kegiatan ini diselenggarakan pada saat bulan Ramadan, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh siswa peserta yang hanya beragama Islam saja, tetapi juga siswa yang beragama lain yaitu: Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu dan Budha.
Dalam kegiatan ini, aktivitas siswa secara umum terbagi menjadi dua, yaitu aktivitas yang sesuai dengan latar belakang agama masing-masing siswa dan aktivitas gabungan seluruh siswa tanpa melihat latar belakang agama.Setelah sesi pembukaan selesai, barulah para siswa mengikuti sesi-sesi yang sesuai dengan agama mereka masing-masing.
Sebagai gambaran, pada saat siswa beragama Islam menjalankan kewajibannya melakukan sholat Isya dan Tarawih berjamaah, maka siswa yang beragama Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu, dan Budha melakukan pendalaman iman masing-masing di ruang-ruang yang berbeda, dengan mengundang pembicara tamu dari pemuka agama masing-masing. Mereka berdiskusi tentang bagaimana keimanan mereka tercermin dalam semua tindakan mereka yang membawa semangat toleransi dan solidaritas dengan sesama, terlebih lagi di era digital saat ini. (Z-10)
Menbud Fadli Zon mengungkapkan budaya merupakan alat pemersatu untuk menghadapi tantangan global karena mampu menghubungkan orang-orang melalui kisah, nilai, dan ekspresi bersama
FILM Aku Jati, Aku Asperger yang disutradarai Fajar Bustomi akan tayang 31 Oktober 2024 di bioskop. Film produksi Falcon Pictures itu dibintangi oleh Jefri Nichol, Hanggini,
Indonesia menjadi kontributor terbesar dalam hal produk domestik bruto dengan neraca perdagangan positif di Asean.
Oli motor bebek dan matic memiliki perbedaan yang signifikan, baik dalam komposisi, fungsi, maupun penggunaannya.
Kedua aplikasi memiliki fungsi dan tujuan yang berbeda. WhatsApp Biasa lebih cocok untuk penggunaan pribadi, sementara WhatsApp Bisnis dirancang untuk membantu pemilik bisnis
Kematangan itu yang perlu ditingkatkan jadi bukannya emosi atau memaksakan pendapatnya gitu tapi lebih ke arah menghormati, menghargai pendapat orang lain.
Film Patah Hati yang Kupilih berfokus pada hubungan Alya dan Ben, yang terbentur tembok besar perbedaan agama yang diperparah oleh penolakan restu orangtua.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan akan terus berusaha agar umat semakin dekat dengan ajaran agamanya.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Kementerian Agama harus memainkan peran strategis sebagai jembatan dan mediator antara negara dan civil society.
MEDIA (cetak, elektronik, dan digital) disadari atau tidak bukan semata penyampai pesan.
Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad, mengatakan, kegiatan Ngaji Budaya menjadi sarana efektif untuk mengajak generasi muda mencintai seni dan budaya, tanpa meninggalkan nilai-nilai agama.
Bermain pada film yang mengangkat kisah pernikahan beda agama, siapa sangka ternyata hal itu pernah dirasakan langsung oleh Michelle Ziudith.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved