Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
SEBAGAI wujud solidaritas terhadap rakyat Palestina, Labschool UNJ melalui program 'Labschool Peduli', memberikan bantuan uang sebesar Rp623.845.346. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Duta Besar Palestina HE, Dr. Zuhair Al-Shun di Auditorium Labschool UNJ, Kamis (25/1)
Acara penyerahan bantuan juga dihadiri pimpinan sekolah, dan siswa perwakilan dari cabang-cabang Labschool di Jakarta, Kebayoran, Cibubur, dan Cirendeu. Juga hadir orang tua siswa Labschool yang diwakili oleh Pengurus Persatuan Orang Tua Murid dan guru
"Keluarga Besar Labschool turut berduka yang mendalam atas tragedi yang saat ini masih berlangsung dan mengutuk keras Kejahatan Kemanusiaan Zionis Israel atas rakyat dan bangsa Palestina," ujar Prof. Totok Bintoro, Kepala Pengelola Sekolah Labschool UNJ dalam sambutannya
Sedangkan Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang diwakili Prof. Sarkadi menyatakan UNJ memiliki sekolah luar biasa yaitu Labschool UNJ yang menjadi bagian dari masyarakat dunia yang peduli terhadap Palestina. "Dana yang terkumpul merupakan komitmen atas kemanusian dan bentuk kepedulian sosial yang nyata sebagai karakter utama pada diri seluruh civitas Labschool UNJ," jelasnya..
Dikatakan, sumbangan untuk Palestina ini memperkuat komitmen Labschool UNJ terhadap tanggung jawab global dan menggarisbawahi pentingnya upaya bersama dalam situasi sulit. "Komunitas Labschool bersatu dalam memupuk empati dan memberikan kontribusi pada dunia di mana kepedulian tidak mengenal batas," jelasnya. (RO/R-2)
PARA pakar hak asasi manusia PBB menyuarakan kekhawatiran, kemarin, atas laporan penghilangan paksa warga Palestina yang kelaparan mencari makanan di lokasi distribusi oleh GHF.
Anak-anak Palestina di Jalur Gaza akan kehilangan akses pendidikannya selama tiga tahun beruntun akibat blokade dan agresi Zionis Israel yang hingga kini masih terjadi.
Israel menghancurkan lebih dari 1.500 rumah di lingkungan Al Zeitoun, Kota Gaza, Palestina, sejak melancarkan operasi darat awal bulan ini.
Tidak ada lagi bangunan yang tersisa di bagian selatan wilayah tersebut setelah Israel menyetujui rencana pendudukan Gaza pada awal bulan ini.
ISRAEL menghadapi gelombang kecaman internasional setelah serangkaian serangan di Rumah Sakit Nasser, Khan Younis, Gaza selatan, pada Senin (25/8).
Hingga kini, serangan militer Israel di Gaza masih berlangsung di tengah kebuntuan negosiasi gencatan senjata dan pembebasan sandera.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved