Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BARU-baru ini, Presiden Joko Widodo meminta anggaran riset untuk ditingkatkan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan mutu riset di dalam negeri dan juga menyiapkan sumber daya manusia yang unggul ke depannya.
Menanggapi hal tersebut Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko mengatakan bahwa pihaknya sangat setuju dengan rencana atau dukungan untuk menaikkan anggaran riset yang diutarakan oleh Presiden Joko Widodo di hadapan Forum Rektor Indonesia (FRI) baru-baru ini. “Karena Indonesia maju hanya akan tercapai bila Indonesia mampu masuk ke ekonomi berbasis pengetahuan, dan juga product development berbasis riset,” ungkapnya kepada Media Indonesia, kemarin.
Lebih lanjut, dari sisi BRIN, Laksana Tri Handoko menekankan bahwa pihaknya harus mampu menjawab dukungan Presiden dengan lebih bekerja keras dan terus menciptakan riset dan inovasi yang semakin baik bagi seluruh komunitas periset nasional, baik dari lembaga riset, kampus maupun industri.
“Dengan ekosistem yang semakin baik, riset akan menjadi daya dorong yang signifikan bagi ekonomi Indonesia maju di masa depan,” tegas Laksana Tri Handoko.
Hal senada dikemukakan Ketua sekaligus Anggota Komisi Bidang Ilmu Rekayasa Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro mengamini pernyataan Presiden Jokowi. “Dana riset memang harus ditingkatkan secara berkelanjutan dalam rangka peningkatan produktivitas dan daya saing bangsa,” ungkapnya kepada Media Indonesia, kemarin.
Kendati demikian, peningkatan dana riset juga harus disertai pembentukan ekosistem riset yang kondusif sehingga investasi riset berjalan efektif. Selain itu, menurut Satryo, untuk menjadi negara maju maka investasi untuk riset harus tinggi, sekitar 3-5% PDB (Produk Domestik Bruto).
Satryo menilai bahwa saat ini kegiatan riset di Indonesia masih terkendala oleh beberapa hal di antaranya alokasi anggarannya nasih sangat kecil kurang dari 1% PDB, ekosistem untuk investasi riset belum terbentuk sehingga tujuan manfaat riset belum tercapai. Selain itu masih adanya pola pikir bahwa riset tidak bermanfaat dan hanya menghabiskan dana.
Terpisah, Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji menambahkan bahwa sebelum pada keputusan kenaikkan anggaran riset, semestinya dilakukan evaluasi terhadap lembaga riset yang ada di Indonesia.
Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR Mulyanto mengaku prihatin terhadap Presiden Jokowi yang tidak paham kedudukan BRIN dan Kemendikbud Ristek. Hal tersebut berawal dari pidato presiden di Konvensi dan Temu Tahunan FRI di Surabaya, presiden menyebut BRIN harus menjadi orkestrator penelitian bersama Bappenas mendorong berbagai penelitian di perguruan tinggi.
"Pidato Jokowi tersebut sangat melenceng dari UU Sisnas-IPTEK. Karena dalam undang-undang itu, BRIN dinyatakan sebagai pelaksana dan integrator riset nasional. Sebaiknya Sekretariat Presiden meralat soal ini," tegasnya. Mulyanto khawatir peneliti di BRIN yang tengah lesu semakin lesu dan tidak mau lagi melakukan riset. Apalagi sekarang ini di dalam BRIN melebur para peneliti dari seluruh lembaga riset.(H-1)
Saat ini setiap tahunnya hanya sekitar 1 juta dari 9 juta lebih siswa SMA yang lulus berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN).
Fokus diskusi mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari AI, Internet of Things (IoT), smart mobility, digitalisasi rantai pasok, hingga pengembangan keterampilan masa depan.
Prestasi ini menegaskan komitmen Pertamina dalam mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan, memperkuat riset terapan, serta menghadirkan solusi teknologi.
Penderita Restless Legs Syndrome (RLS) memiliki risiko lebih tinggi terkena Parkinson dibandingkan orang yang tidak mengalami gangguan tersebut.
Riset ini bertujuan memberikan panduan bagi elit politik sekaligus edukasi bagi masyarakat mengenai kompetensi pemimpin yang benar-benar dibutuhkan di Indonesia.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
TOKOH suku Dayak, Panglima Jilah, mempertanyakan nasib pembangunan Dayak Center di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang pernah dijanjikan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengomentari uji materi Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum atau UU Pemilu yang dilayangkan dua advokat.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved