Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
Pakar dan Praktisi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dari IPB University, Arief Sabdo Yuwono, menilai tema Natal pada tahun ini, yaitu mengajak sesama manusia merawat lingkungan, merupakan terobosan baru. Itu menjadi langkah positif yang disuarakan dari organisasi keagamaan.
"Bagus sekali kalau ajakan melestarikan lingkungan itu juga disuarakan lewat saluran organisasi keagamaan. Saya sangat mendukung upaya positif ini," kata Arief saat dihubungi, Senin (25/12).
Sebagaimana diketahui, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) mengusung tema Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi pada Natal tahun ini. Tema itu diambil dari Lukas 2:14. Tema itu mengajak sesama manusia agar merawat lingkungan dan berdamai dengan alam sekitar.
Baca juga: Tahanan Diizinkan Rayakan Natal, KPK: Hak Dasar Insan Beragama
Arief berharap langkah tersebut juga bisa diikuti oleh organisasi keagamaan lainnya. Dalam Islam, seruan melestarikan lingkungan sudah sering disampaikan melalui mimbar-mimbar yang beragam, mulai dari kajian tafsir Alquran, pembahasan hadits nabi, perilaku hidup Rasulullah, dan sebagainya.
"Umat beragama lain, bila dapat juga memperkuat upaya seperti ini, akan membawa dampak sangat besar dengan catatan bahwa tokoh agama telah berbuat terlebih dahulu sebelum menyerukan ajakan ini ke umatnya," ujar dia.
Baca juga: Polda Metro Jaya Amankan 1.807 Gereja di DKI Jakarta dan Sekitarnya
"Jangan sampai hanya jadi isapan jempol, pemimpin umat beragama menyerukan sebuah ajakan yg dia sendiri blm atau tidak melakukannya," tambahnya.
Dengan tema tersebut diharapkan program PGI KWI membawa dampak positif yang terukur bagi umat manusia. (Z-11)
Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) menggelar Perayaan Natal dan Kunci Taong 2026. Acara yang digelar di Gedung Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta.
Perayaan ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar Kawanua di perantauan untuk mempererat tali persaudaraan.
Menag Nasaruddin Umar menegaskan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 menjadi momentum penting untuk meneguhkan solidaritas dan empati kebangsaan bagi korban bencana
Menag menjelaskan bahwa hakikat Natal adalah memperingati kelahiran sosok teladan, yang harus diwujudkan dalam perilaku dan tindakan nyata.
Mengusung tema Cinta Tanpa Syarat, sekolah di Langkat yang baru berdiri kurang dari satu tahun ini tidak hanya merayakan Natal secara seremonial.
ASDP kembali mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan perjalanan sejak jauh hari melalui pemanfaatan sistem tiket online Ferizy.
sudah ada inovasi dalam mengatasi masalah sampah dalam skala rumah tangga hingga satu desa.
Kemenag memperkenalkan konsep ekoteologi dan peran agama sebagai sumber harmoni sosial
Analisis mendalam dampak penaburan Kapur Tohor (CaO) dalam modifikasi cuaca. Pelajari efek eksotermik, risiko alkalinitas, dan manfaat mitigasi bencana.
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Industri kelapa sawit terus dipandang sebagai salah satu sektor strategis perekonomian nasional,
Di luar sanksi hukum, WALHI Sumut menekankan pentingnya agenda pemulihan ekosistem yang terencana, terukur, dan melibatkan masyarakat terdampak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved