Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH akan segera mengumumkan jumlah yang mendapat bebas visa kunjungan ke RI. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkapkan ada 20 negara selain negara anggota ASEAN, dengan wisatawan mancanegara tertinggi, yang diusulkan mendapatkan bebas visa kunjungan.
Hal itu diutarakan Sandi seusai hadir dalam rapat terbatas mengenai visa yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (7/12).
"Dari Kemenparekraf mengajukan 20 negara dengan wisatawan mancanegara tertinggi di luar negara luar bebas visa kunjungan yaitu negara ASEAN," terang Sandi pada wartawan.
Baca juga: Pertumbuhan Sektor Pariwisata Harus Mampu Wujudkan Pemerataan Kesejahteraan di Tanah Air
Selain itu, Sandi juga mengatakan bahwa Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengusulkan 13 bandara diprioritaskan untuk menampung kunjungan wisatawan mancanegara yang terbuka bagi wisatawan internasional. Sementara itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyarankan agar pemberian bebas visa kunjungan turut mempertimbangkan asas resiprokal serta persoalan keamanan.
Sandi menyebutkan 20 negara tersebut antara lain Australia, China, India, Korea Selatan, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Belanda, Jepang, Rusia, Taiwan, Selandia Baru, Italia, dan Spanyol. Negara-negara tersebut merupakan 20 teratas penyumbang wisatawan mancanegara ke Indonesia.
Baca juga: Kunjungan Wisatawan Nusantara Tertinggi Selama 5 Tahun Terakhir
Selain itu ada sejumlah negara, ujar Sandi, yang berkontribusi pada investasi dan ekonomi Indonesia seperti Qatar, Uni Emirat Arab, dan beberapa negara Timur Tengah.
Seperti diberitakan, pemerintah RI saat ini sedang mengevaluasi pemberian bebas visa kunjungan terhadap 159 negara. Sandi menyampaikan kebijakan bebas visa bisa meningkatkan pendapatan untuk sektor pariwisata.
"Harapannya kita bisa tingkatkan sektor pariwisata yang targetnya Rp200 triliun tahun depan. Dengan menyasar high spender atau pariwisata berkualitas khususnya yang berkaitan dengan lama tinggalnya mereka di Indonesia dan dari segi belanja ke ekonomi lokal," papar Sandi.
Diputuskan Bulan Depan
Dalam satu bulan ke depan, Sandi mengatakan evaluasi penerapan bebas visa akan difinalisasi dan disampaikan pada Presiden Jokowi untuk ditindaklanjuti dengan imigrasi.
Di sisi lain, Indonesia akan memperketat pengawasan wisatawan mancanegara. Sandi menuturkan pemerintah akan memonitor ketat turis asing setelah banyaknya turis mancanegara yang menggunakan visa kunjungan untuk menetap di Bali.
"Pengawasan wisatawan mancanegara harus lebih ditingkatkan terutama mengenai beberapa kejadian di Bali, pelanggaran tindakan pidana hukum atau pelanggaran hukum lalu lintas, hukum tenaga kerjaan. Ini akan dimonitor," paparnya.
Proses hukum terhadap turis yang menyalahgunakan visa kunjungan menurutnya harus tegas seperti pemulangan ke negara asal.
(Z-9)
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Program Stay 24 Hours diberlakukan selama 1 hingga 28 Februari 2026 sebagai promosi awal, seiring dengan pertama kalinya inovasi layanan ini digencarkan oleh Next Hotel Yogyakarta
Kolaborasi lintas pelaku industri pariwisata dinilai berperan dalam memperluas akses wisatawan Indonesia ke berbagai destinasi regional.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Arus wisatawan ke Ragunan sudah mulai terlihat sejak hari pertama libur panjang dan bertahan pada tren yang stabil hingga akhir pekan.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
BANGUN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Bank Infaq, NRC, dan Gentanala menggelar pelatihan olahan limbah kayu di Jepara, Jawa Tengah pada Jumat (6/2).
INOTEK Foundation bersama Indonesia Setara Foundation menggelar Kick Off Program Kota Emas 2026 (Kota Ekonomi Maju dan Sejahtera) di PLUT-KUMKM Surakarta beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE FOREVER melanjutkan program pemberdayaan perempuan melalui Inkubasi Bisnis UMKM Tahap 2.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Olahan Edamame berupa bolen dan cake kukus edamame kepada 50 ibu rumah tangga.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama OK OCE Forever Sumatra Barat menyalurkan sembako bagi masyarakat terdampak bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved