Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Joko Widodo menginstruksikan pemerintah daerah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mewaspadai potensi bencana saat musim hujan. Instruksi tersebut ia sampaikan usai menghadiri Gerakan Tanam Pohon Bersama di Hutan Kota Jakarta Industrial Estate Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (29/11).
"Kalau musim hujan pasti beberapa titik di daerah sudah mengalami banjir. Saya kira kita semuanya harus waspada karena sekarang kalau pas panas, ya ekstrem, kalau pas hujan, hujannya juga ekstrem. Semua waspada, BNPB di pusat maupun daerah waspada," tutur Jokowi.
Kepala Negara juga mengajak masyarakat untuk ikut menanam pohon di lingkungan masing-masing dalam rangka mitigasi bencana. Selain bisa membantu mencegah banjir, itu juga mampu meminimalkan dampak dari pemanasan global dan perubahan iklim.
Baca juga: Korban Banjir Bertambah di Aceh Selatan Kini 16.119 Jiwa
Gerakan menanam pohon, imbuh presiden, tidak hanya dilakukan di DKI Jakarta, tetapi juga di semua daerah di Indonesia. Untuk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, penanaman pohon dilakukan di 900 titik.
"Ini dilakukan di seluruh provinsi di Indonesia dalam rangka perubahan iklim, dalam rangka pemanasan global, dalam rangka mengatasi polusi yang sudah kita rasakan nyata terjadi dan kita rasakan semua," terang mantan wali kota Surakarta itu. (Z-11)
Baca juga: Cegah Banjir, Warga Lembang Gotong Royong Normalisasi Drainase
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan dinilai lebih mudah beradaptasi saat harus kehilangan harta benda.
HINGGA malam hari ini Kota Denpasar dan Bali umumnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
Bantuan benih diberikan setelah sebanyak 1.031 petani yang terdampak banjir mengadu dan beraudiensi langsung ke Plt Bupati Asep Surya Atmaja.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved