Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingati masyarakat di Aceh, Sumatra Barat, kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Timur, NTB, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan kemungkinan angin kencang. Diperkirakan angin di kawasan itu berkecepatan lebih dari 50 kilometer per jam.
Selain itu suhu wilayah Indonesia diperkirakan berkisar antara 18 hingga 35 derajat Celcius, dengan kelembaban berkisar 50%-100%.
Sementara kawasan laut Nantuna bagian utara akan mengalami gelombang tinggi. Di mana gelombang akan berkisar antara 2,5 hingga 4 meter. Wilayah pesisir Sumatra Utara, Bandar Lampung, pesisir barat dan selatan, pesisir Utara, DKI Jakarta, dan Maluku berpotensi mengalami banjir rob akibat fenomena jarak terdekat bumi dengan bulan.
Baca juga: Awas, Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Tengah
Baca juga: Waspada! Curah Hujan di Jabodetabek Meningkat dan Banjir Rob di Pesisir Utara Jakarta
Dengan informasi ini, diharapkan masyarakat dapat mengambil langkah-langkah persiapan yang diperlukan untuk menghadapi kondisi cuaca yang beragam di berbagai wilayah Indonesia. (Z-3)
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
BMKG: gelombang tinggi disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah hingga Minggu (18/1) ini.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Gelombang tinggi 1,25-2,5 disertai angin hujan dan badai masih berlangsung di perairan Jawa Tengah berisiko terhadap pelayaran.
Cuaca ekstrem berpotensi di 27 daerah Salasa (13/1) warga di Pantura dan Jateng bagian tengah diminta waspada terhadap bencana hidrometeorologi dan gelombang tinggi.
Cuaca ekstrem yakni hujan lebat dan angin kencang dan sambaran petir masih berpotensi terjadi di berbagai darah disertai hujan badai dan gelombang tinggi.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, serta sebagian Papua Barat diperkirakan masih akan mengalami cuaca basah dengan hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Angin kencang yang bertiup saat ini kecepatan naik dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. Jika memaksakan diri untuk melaut bisa mengancam keselamatan mereka.
Berdasarkan data terbaru BMKG, status Siaga ini mencakup wilayah NTB, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat.
Desa Sangiang 1 KK terdampak serta 1 unit rumah rusak berat dengan total kerugian diperkirakan Rp20 juta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved