Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DI era transformasi digital yang semakin pesat, inovasi digital menjadi kunci utama dalam mengatasi kesenjangan sosial dan ekonomi secara global.
Pendidikan merupakan salah satu industri yang sangat terpengaruh oleh inovasi digital, karena memiliki potensi besar untuk menciptakan kesetaraan akses dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
Pada perkembangan teknologi yang pesat saat ini, Bina Nusantara (Binus) berkomitmen mendorong inovasi digital dalam pendidikan.
Baca juga: Dr. Pierre Christian Jadi Wakil Ilmuwan Indonesia dalam Penelitian Foto Black Hole
Binus University memahami bahwa peran inovasi digital dapat membawa perubahan positif dalam membangun dunia yang lebih adil dengan memberikan peluang pendidikan yang lebih inklusif dan peluang yang lebih luas bagi masyarakat di Indonesia dan seluruh dunia.
Dalam rangka untuk meningkatkan kesadaran terkait peran dan isu-isu inovasi digital, Binus @Kemanggisan mengadakan acara Bincang Media bersama 15-20 orang perwakilan media, termasuk wartawan, editor, dan reporter di Jakarta, Selasa (21/11),
Inovasi Teknologi
Topik yang dibahas berupa “Membangun Dunia yang Lebih Merata melalui Inovasi Digital” yang bertujuan untuk mengetahui lebih dalam mengenai inovasi digital, khususnya dalam pendidikan.
“AI dapat diterapkan dalam berbagai bidang dan dapat meningkatkan potensi di berbagai bidang, karena AI memiliki potensi yang luas.” ungkap Dr. Sani Muhamad Isa, S.Si., M.Kom. selaku Binus Graduate Program Director dalam keterangan, Rabu (22/11).
Baca juga: Organisasi yang Adopsi AI Generatif Punya Keunggulan Kompetitif
Dalam berbagai industri saat ini tidak dapat lepas dari Inovasi digital. Perkembangan AI memudahkan setiap orang dalam melakukan pekerjaan di berbagai bidang industri.
Sehingga kebijakan dalam mengimplementasikan AI sudah diterapkan dalam bidang pendidikan. Misalnya proses pencatatan akademik dari presentasi mahasiswa kegiatan dosen sudah tercatat dalam AI dan kegiatan belajar mengajar banyak memanfaatkan AI dalam prosesnya.
“Kita tidak boleh menutup mata bahwa banyak pekerjaan akan digantikan AI, namun demikian tidak perlu kita kuatir dan menjadi takut. Adanya perkembangan AI akan mendorong munculnya masalah-masalah baru, sehingga peluang-peluang baru juga akan bermunculan“ ungkap Dr. Ir. Derwin Suhartono, S.Kom., MTI. Selaku Head of Computer Science Study Program Greater Jakarta.
Dengan berkembangnya teknologi AI, maka tidak dapat dipungkiri bahwa akan ada tantangan baru yang muncul karena AI dan lapangan kerja baru.
Baca juga: Mahasiswa Sastra Inggris Binus Gelar Live Drama 'Hunter' di Kampus, Jakarta
"Teknologi AI dapat menangani berbagai pekerjaan, karena AI bekerja menggunakan otak. Pentingnya AI dapat dilihat hampir semua industri membutuhkannya, sehingga kita harus berjalan bersama dengan AI bukan menentangnya, agar dapat meningkatkan pembelajaran," ungkap Derwin.
“Apapun bidang ilmunya, mahasiswa akan diajarkan untuk memahami konsep AI, sehingga bisa melihat peluang implementasi AI dan penggunaan AI dalam menyelesaikan masalah di bidangnya” ungkap Dr. Reina, S.Kom., MM. selaku Vice Rector Academic Operation & Resources and Campus Director Binus @Kemanggisan.
Kesadaran pentingnya AI dapat diterapkan dalam berbagai bidang di setiap industri. Untuk dapat memenuhi kebutuhan akan AI, Binus @Kemanggisan sebagai Digital Technology Campus menyediakan berbagai fasilitas yang dapat mendukung dan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam belajar.
Hal ini bisa dilihat dengan tersedianya fasilitas Lab User Experience (UX), Lab Digital Industry, Lab AR/VR, Lab Building Information Modelling (BIM), Lab Game Application & Technology, Lab Macintosh, Lab Furniture, Lab Bahasa, Lab Civil Engineering, Lab Computer Engineering dan berbagai macam Laboratorium lainnya yang dilengkapi dengan peralatan digital serta pendukungnya. (RO/S-4)
Mitigasi lewat pendekatan sosial kemasyarakatan ini bisa menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun ketangguhan desa menghadapi bencana.
Penguatan kompetensi dan sistem perlindungan bagi mahasiswa yang melakukan kegiatan kerja di luar negeri harus terus ditingkatkan.
Peserta juga diajak mengeksplorasi cara memanfaatkan kertas daur ulang sebagai media artistik seperti ilustrasi, kartu ucapan, kemasan kreatif, dan karya dekoratif.
Kunjungan akademik ini menjadi langkah strategis Universitas LIA dalam memperkuat jejaring internasional dan memberikan pengalaman global bagi sivitas akademika.
MIU kini menaungi puluhan ribu mahasiswa dari lebih 130 negara, dengan cabang di berbagai kawasan dunia.
Pengurus Pusat Himpunan Sarjana Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial Indonesia (PP Hispisi) kembali menggelar rangkaian kegiatan International Conference
Universitas LIA telah berhasil mencetak sebanyak 3.033 Sarjana Linguistik serta Ahli Madya Linguistik Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang.
Anggit Bima Wicaksono, merupakan mahasiswa Program Studi Manajemen Sumberdaya Lahan Fakultas Pertanian, yang meninggal dunia saat ikut Ekspedisi Patriot.
Tingginya minat menjadi PPSU merupakan gambaran realitas lapangan kerja di Jakarta saat ini, di mana tidak sedikit lulusan perguruan tinggi kesulitan mendapatkan pekerjaan tetap.
Ketika tren pengangguran terbuka secara nasional menunjukkan penurunan, tingkat pengangguran dari perguruan tinggi justru meningkat
Setiap mahasiswa penerima program Satu keluarga satu Sarjana akan mendapat bantuan Biaya Hidup sebesar Rp1.400.000 per bulan.
Progam ini fokus pada strategi pemasaran menggunakan teknologi terkini, pengelolaan sumber daya manusia, serta kewirausahaan dan inovasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved