Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERAN pendidikan sebagai tumpuan pemerintah untuk mendorong pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan berkelanjutan di era Sustainable Development Goals (SDG’s), mendorong Universitas Tarumanagara memberikan layanan pendidikan tinggi berkualitas.
Hal tersebut disampaikan Rektor Untar Agustinus Purna Irawan dalam Wisuda ke-82 Untar di Jakarta Convention Center (JCC).
“Untar menyediakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan anti terhadap kekerasan agar proses pembelajaran yang berlangsung dapat menjadi efektif bagi seluruh civitas akademika Untar,” ujarnya.
Agustinus berharap para lulusan dapat membawa nama baik Untar di tingkat nasional maupun internasional, selaras dengan tagline Untar yang semula berkiprah untuk Indonesia, ditambahkan dengan Untar untuk Dunia, sejak 1 Oktober lalu.
Baca juga : Universitas Budi Luhur Luluskan 1.431 Wisudawan
Agustinus juga memaparkan sejumlah capaian dan prestasi diantaranya, Suhartoyo, alumni S2 Untar yang kini dipercaya menjadi pucuk pimpinan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).
Mengangkat tema “Untar untuk Indonesia dan Dunia: Penyelenggaraan Pendidikan Berkualitas Mendukung Pencapaian SGD’s”, pada wisuda ke-82 ini meluluskan 1.240 wisudawan, terdiri dari 771 lulusan program sarjana, dan 469 lulusan program Magister dan Doktor.
Baca juga : Al-Azhar Mesir Gelar Wisuda Ribuan Mahasiswa "Angkatan Gaza"
Turut hadir Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi wilayah III (LLDikti III) Toni Toharudin dan Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Maxs U. E. Sanam.
Rektor Undana menyampaikan ucapan selamat bagi seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan studinya dengan baik.
“Semoga keahlian dan kompetensi yang kalian miliki dapat bermanfaat bagi masyarakat sesuai tagline Untar untuk Indonesia. Saya melihat sendiri bahwa Untar adalah perguruan tinggi yang sangat baik,” ungkapnya.
Kepala LLDikti III mengapresiasi keaktifan Untar dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan aktif dalam penyelenggaraan program pendidikan guna mendukung pencapaian SDG’s.
“Hal tersebut merupakan komitmen Untar untuk turut serta berkontribusi mencapai SDG’s, salah satunya dengan ditunjukkan melalui prestasi yang diraih yaitu perolehan QS rating bintang empat,” ujarnya.
Untar baru saja menerima penghargaan 4-Star dari Quacquarelli Symonds (QS) Rating yang diserahkan dalam acara QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2023 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Penilaian rating didapat dari beberapa indikator yaitu pengajaran, internasionalisasi, fasilitas, kesenian dan kebudayaan, kesiapan kerja alumni, pengembangan akademik, akuntansi dan keuangan, serta keterbukaan/inklusivitas. Untar mendapat penilaian tertinggi atau rating bintang lima dalam kategori kesiapan kerja alumni (employability) dan keterbukaan/inklusivitas (inclusiveness).
Dalam acara wisuda tersebut juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Untar, Undana, dan Yayasan Pendidikan GPBI Ora et Labora Sungailiat dalam rangka berkolaborasi membangun kerja sama untuk mendukung pendidikan yang berkualitas melalui implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Untar juga konsisten memajukan budaya tanah air dengan menampilkan seni dan budaya daerah, pada wisuda kali ini tampil budaya tarian tradisional Betawi. (Z-5)
Sebagai bentuk syukur dan bentuk nyata pengabdian masyarakat pihak Yayasan juga memberi 400 beasiswa bebas UKT kepada mahasiswa baru.
UNSIA berencana untuk menjadi Google Reference University pertama di Indonesia serta fokus menjadi hub inovasi melalui World University Ranking for Innovation (WURI).
Wisudawan ini juga dibekali dengan pendalaman berupa integritas, kepedulian, dan kemampuan beradaptasi untuk menghadapi dunia profesional.
Kepada para wisudawan, Rektor berpesan kehidupan akan menguji sesuatu yang lebih dalam: kemampuan untuk tetap jernih ketika dunia menjadi gaduh.
Kekuatan baja tidak muncul saat ia disimpan rapi, melainkan saat ia terus-menerus ditempa dengan panas dan tekanan tinggi.
Sebanyak 28% lulusan Universitas Prasetya Mulya tercatat telah membangun usaha, baik berupa STEM-driven business maupun traditional business.
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
Filantropi berperan penting memperkuat UMK dan ekonomi rakyat lewat pendanaan, pendampingan, dan kolaborasi demi pembangunan berkelanjutan dan inklusif.
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Corporate Forum for Community Development (CFCD) menggelar Penganugerahan Indonesia CSR Award (ICA) ke-12 dan Indonesia SDGs Award (ISDA) ke-10 Tahun 2025.
UMJ mewisuda 1.558 lulusan pada Periode II Tahun 2025, menegaskan komitmen pendidikan inklusif, riset berbasis SDGs, dan kesiapan menghadapi transformasi digital.
Melalui penghargaan ini, komitmen Sido Muncul dalam memperkuat praktik pembangunan berkelanjutan di lingkungan perusahaan semakin tidak bisa terbantahkan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved