Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT diminta waspada untuk menghadapi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin yang berpotensi terjadi beberapa waktu ke depan.
Peneliti Klimatologi Pusat Iklim dan Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin membeberkan, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengantisipasi cuaca ekstrem.
Pertama, masyarakat harus terus memperbaharui informasi mengenai perkembangan cuaca yang bisa didapatkan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setiap waktu.
Baca juga : Perubahan Iklim Perparah Intensitas Cuaca Ekstrem
“Ketika kita siap beraktivitas dan dibekali dengan informasi tersebut, kita bisa melakukan persiapan terbaik. Jika ada kemungkinan pada hari itu akan terjadi hujan deras dan cuaca ekstrem, kita bisa bersiap,” kata Erma saat dihubungi, Minggu (4/11).
Masyarakat juga diimbau untuk waspada saat berkendara ketika cuaca ekstrem. Menurut Erma, jika memungkinkan, maka sebaiknya masyarakat menghindari berkendara saat terjadi hujan ekstrem.
Baca juga : 10 Daerah Masuki Musim Hujan Akhir Oktober Ini
“Tapi kalau tidak memungkinkan, berhati-hatilah di jalan. Untuk pengendara mobil gunakanlah tanda alarm saat hujan, dan kendaraan roda dua tentu perlu menepi sejenak. Apalagi saat kontur jalan tidak rata, karena itu akan sangat berbahaya,” jelas Erma.
Selain itu, ia juga mengimbau kepada pemerintah daerah, dalam hal ini divisi pertamanan, untuk melakukan pemeriksaan pada pohon-pohon besar yang sudah lapuk. Pasalnya, ditakutkan saat ada angin dan hujan deras, pohon itu bisa tumbang dan membahayakan masyarakat serta pengendara.
Erma melanjutkan, perlu juga ada pengecekan struktur tanah yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Pasalnya, tanah yang tadinya kering akibat kemarau bisa berpotensi longsor ketika diguyur hujan.
“Apalagi hujan ekstrem. Potensi longsor dan banjir bandang bisa terjadi sewaktu-waktu. Itu hal-hal penting yang perlu diketahui masyarakat dan pemerintah untuk mempersiapkan kondisi akhir-akhir ini dan kemungkinan akan bertahan sampai beberapa hari ke depan,” pungkas Erma. (Z-5)
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta Kamis 5 Februari 2026. Waspadai potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta. Cek detailnya!
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Istilah awan kontainer tidak dikenal dalam ilmu meteorologi. Narasi yang beredar di masyarakat merupakan bentuk kesalahpahaman dalam memahami fenomena atmosfer.
Waspada terhadap peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bersifat fluktuatif, yang dapat terjadi pada pagi, siang atau sore, malam, hingga dini hari.
PENELITI BRIN NiLuh Putu Indi Dharmayanti, mengatakan penyakit zoonosis virus nipah (NiV) bisa saja terjadi di Indonesia karena ada banyak faktor pendorongnya.
BRIN menilai pendekatan kebijakan berbasis risiko menjadi kunci untuk menjaga keseimbangan antara kontribusi ekonomi industri olahan tembakau dan perlindungan kesehatan masyarakat.
Komisi X DPR RI mengapresiasi kinerja riset nasional tahun 2025 dan mendorong inovasi lebih membumi, termasuk penguatan peran teknologi dalam penanganan bencana
Ketika diuji di laboratorium pada sel kanker payudara, senyawa ini banyak masuk dan terakumulasi di sel kanker payudara yang memiliki reseptor estrogen positif.
BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembangkan teknologi biosensing yang dinilai berperan strategis dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi analisis di bidang kesehatan.
Asuransi ini menyasar kendaraan listrik sesuai Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved