Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Pembina Yayasan Pembina dan Pendidikan Universitas Pancasila (YPPUP) Dr (HC) Ir Siswono Yudo Husodo menyatakan dalam usianya yang ke-57 tahun Universitas Pancasila (UP) ikut andil dalam kemajuan bangsa Indonesia.
"Universitas Pancasila telah meluluskan sebanyak 72.191 sarjana yang tersebar di berbagai daerah dan bekerja di berbagai bidang ilmu sesuai keahliannya masing-masing," kata Siswono Yudohusodo dalam pidato sambutannya di Ruang Serba Guna UP, Jakarta, Senin (30/10).
Siswono menyampaikan capaian yang diperoleh masing-masing rektor dalam memimpin UP patut dibanggakan.
"Penerapan merit system merupakan hal yang paling tepat karena berdasarkan integritas dan kemampuan seseorang," kata Siswono.
Baca juga: Kerja Sama dengan Harambee University, UBL Gelar Kuliah Umum
Menurut dia, seluruh pimpinan universitas harus bisa mengikuti perkembangan zaman agar tidak tertinggal dalam kompetisi global.
"Tentunya semua pemimpin di UP berkomitmen meningkatkan pengelolaan pada bidang SDM (sumber daya manusia), menjamin keberlanjutan regenerasi, dan mengikuti kemajuan teknologi informasi, yang semua ini perlu diimbangi dengan karakter Pancasilais," tutup Siswono.
Sementara itu, Rektor Universitas Pancasila Prof Edie Toet Hendratno mengatakan dalam usianya yang ke-57 tahun, UP berhasil mengalami berbagai kemajuan.
Di antaranya ialah UP telah terakreditasi unggul, begitu pula dengan beberapa program studi, membuka empat program studi baru, dan tercapainya 2.522 mahasiswa baru pada tahun ajaran 2023/2024.
Selanjutnya, penambahan empat guru besar, serta pelaksanaan masterplan information communication technology (ICT) yang ditargetkan selesai pada 2024.
Baca juga: Ukrida Gelar Sendimas 2023, Diseminasikan 153 Paper Pengabdian Masyarakat
"Segenap civitas academica Universitas Pancasila memperingati usia ke-57 dengan menjaga komitmen mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan bermutu dan berdaya saing tinggi sehingga melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter Pancasila," pungkas Edie Toet.
Pada perayaan ulang tahun ke-57 ini, turut hadir perwakilan dari LLDikti III Wilayah Jakarta, para mitra, dan sebagai tamu kehormatan adalah keluarga dari para pendiri UP dan pahlawan nasional.
Mereka yaitu keluarga Jenderal Besar TNI (Purn) Dr (HC) Abdul Haris Nasution, Jenderal Polisi (Purn) Prof Dr Awaludin Djamin, Drs MPA Jenderal Kehormatan Tentara Nasional Indonesia (HOR) (Purn) Achmad Tahir, dan Letnan Dua (Purn) Prof Dr Soebroto MA.
Sebagai ucapan syukur, UP juga mengajak 59 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berpartisipasi dalam Festival UMKM. Seluruh civitas academica yang hadir mendapatkan voucer berbelanja pada festival tersebut. (RO/S-2)
Universitas LIA telah berhasil mencetak sebanyak 3.033 Sarjana Linguistik serta Ahli Madya Linguistik Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang.
Anggit Bima Wicaksono, merupakan mahasiswa Program Studi Manajemen Sumberdaya Lahan Fakultas Pertanian, yang meninggal dunia saat ikut Ekspedisi Patriot.
Tingginya minat menjadi PPSU merupakan gambaran realitas lapangan kerja di Jakarta saat ini, di mana tidak sedikit lulusan perguruan tinggi kesulitan mendapatkan pekerjaan tetap.
Ketika tren pengangguran terbuka secara nasional menunjukkan penurunan, tingkat pengangguran dari perguruan tinggi justru meningkat
Setiap mahasiswa penerima program Satu keluarga satu Sarjana akan mendapat bantuan Biaya Hidup sebesar Rp1.400.000 per bulan.
Progam ini fokus pada strategi pemasaran menggunakan teknologi terkini, pengelolaan sumber daya manusia, serta kewirausahaan dan inovasi.
Universitas Sahid (Usahid) Jakarta resmi menerima sertifikat akreditasi perguruan tinggi dengan predikat Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Di berbagai negara, sistem penjaminan mutu berperan penting untuk memastikan perguruan tinggi menjalankan fungsi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Akreditasi Unggul mempermudah perguruan tinggi swasta (PTS) meraih peningkatan pendanaan lebih besar dari pemerintah dan industri, meningkatkan kerja sama dengan industri.
Lembaga jaminan mutu diperlukan untuk memastikan mutu akademik dan pembelajaran sesuai yang diinginkan dengan parameter yang telah ditentukan pendidikan tinggi.
Kebijakan kemandirian keuangan PTN dinilai menciptakan ketimpangan dalam dunia pendidikan tinggi.
LAM-PTKes telah mengembangkan standar mutu pendidikan tenaga kesehatan yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) dan ditingkatkan berdasarkan standar global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved