Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
IPB University berencana mengundang kandidat calon presiden (capres) yang akan bertarung di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Hal itu dilakukan untuk memberikan masukan-masukan bagaimana kondisi, apa saja persoalan-persoalan yang harus dihadapi dan ditangani di masa mendatang.
Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi dan Pengembangan Masyarakat Agromaritim IPB Ernan Rustiadi mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan secara khusus masukan-masukan.
Baca juga: 21 OMDA Sukses Meriahkan Opening Gebyar Nusantara 2023 di Kampus IPB
"Kami melihat, IPB harus juga terpanggil secara moral memberikan bekal, masukan-masukan yang objektif, yang dilandasi oleh pertimbangan akademik saintifik yang kokoh kepada para capres,"ungkap Ernan saat ditemui di sela acara IPB Innovation Expo, di Botani Square, kemarin.
IPB akan memberikan rekomendasi, khususnya terkait dengan isu-isu krusial yang saat ini jelas nyata. Seperti masalah kemiskinan, masalah pangan, masalah stunting, masalah ketahanan keluarga.
Baca juga: Dies Natalis ke-60 IPB, Presiden: Krisis Pangan Dunia Peluang Bagi Indonesia
Menurutnya, sekarang ini di sosial media, banyak sekali masalah-masalah sosial, tapi sebetulnya kuncinya adalah ketahanan keluarga, ketahanan sosial.
"Nah ini kami Insya Allah sudah menyiapkan dan merangkum masukan- masukan ini dan ingin kami sampaikan kepada para capres. Siapapun presidennya, bekal yang kami siapkan ingin kami sampaikan,"jelas Ernan.
Teknisnya, rencana itu, kata Ernan, akan dilakukan melalui BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) IPB.
" Saat ini sedang berproses, karena kami kalau ingin capres hadir, kalau bisa jangan satu. Kalau datang bareng- bareng, semua capres,"pungkasnya. (DD/Z-7)
IPB University berharap hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan daerah.
Fenomena Bulan yang perlahan menjauh dari Bumi dijelaskan secara ilmiah oleh pakar IPB University.
ASOSIASI Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (Aspphami) DKI Jakarta menggelar pelatihan intensif mengenai penanganan binatang pengganggu bagi para tenaga pengendali hama permukiman.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
Ancaman serius ini datang dari wereng batang cokelat (WBC) dan penyakit virus kerdil padi. Keduanya merupakan momok bagi petani yang dapat memicu kegagalan panen secara masif.
Masalah kejiwaan di Indonesia tidak berdiri sendiri, melainkan dipicu oleh dinamika sosial yang kompleks.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved