Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
BATIK merupakan kain yang dilukis dengan menggunakan cairan lilin malam dengan menggunakan sebuah alat bernama canting. Dengan lilin dan canting tersebut, para pengrajin menggambar dan melukis di sebuah kain hingga membuat kain tersebut bernilai tinggi.
Batik masuk ke dalam Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendari atau Masterpieces of the Oral and Intangible of Humanity sejak 2 Oktober 2009, oleh UNESCO. Sejak saat itu, 2 Oktober ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional.
Baca juga: Keren! Batik Kontemporer Shiroshima Pameran di Hong Kong
Lantas, apakah kamu mengetahui asal-usul batik ini yang menjadi identitas negara Rebuplik Indonesia ini? Berikut penjelasannya!
Sejarah batik di Indonesia erat kaitannya dengan perkembangan dari Kerajaan Majapahit pada era penyebaran ajaran Islam di Pulau Jawa.
Menurut beberapa catatan, pengembangan dari batik banyak dilakukan pada zaman Kesultanan Mataram, kemudian berlanjut pada zaman Kasunan Surakarta serta Kesultanan Yogyakarta.
Baca juga: Jinju Batik, Kolaborasi Batik Indonesia dan Cerita Rakyat Korsel dalam Sehelai Kain
Keberadaan dari kegiatan batik tertua di Indonesia berasal dari Ponorogo dan pada saat itu bernama Wengker, sebelum akhirnya pada abad ketujuh, Kerajaan di Jawa Tengah belajari batik dari Ponorogo.
Batik merupakan kain yang dilukis dengan menggunakan cairan lilin malam dengan menggunakan sebuah alat bernama canting, dengan lilin dan canting tersebut, para pengrajin menggambar dan melukis di sebuah kain hingga membuat kain tersebut bernilai tinggi.
Batik Indonesia telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober tahun 2009.
UNESCO menganggap batik merupakan identitas dari bangsa Indonesia dan menjadi bagian penting bagi seseorang di Indonesia sejak ia lahir hingga akhirnya meninggal dunia.
Karena hal tersebut, pemerintah Indonesia menjadikan 2 Oktober sebagai hari Batik Nasional dan selalu diperingati bersama masyarakat.
Batik merupakan kain bergambar dan terdapat cara khusus dalam proses pembuatan batik, yaitu dengan menggambar atau menerapkan motif pada suatu kain yang polos atau masih kosong. Kemudian dilakukan secara proses khusus, sehingga kain tersebut memiliki ciri khas dibandingkan kain lainnya.
Secara bahasa, batik berasal dari kata mbat yang artinya adalah melempar berkali-kali serta tik yang artinya ialah titik.
Secara istilah, batik merupakan sebuah teknik menggambar di atas kain dengan memanfaatkan lilin serta canting sebagai alat dan bahan dalam proses pembuatannya.
Batik di Indonesia memiliki banyak ragam motif, mulai dari motif-motif yang berbentuk seperti binatang, awan maupun arca-arca. Setiap ragam motif batik Indonesia, sebenarnya memiliki maknanya masing-masing dan kekhasan tersendiri.
Berikut adalah beberapa ragam motif batik di Indonesia:
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
Bonnie Triyana meresmikan pameran revolusi di Jakarta yang menghadirkan narasi baru sejarah kemerdekaan lewat karya seni dan perspektif kemanusiaan.
DI tengah pesatnya transformasi digital saat ini, pergeseran juga terjadi di ruang narasi sejarah. Kondisi tersebut membuat narasi sejarah bertransformasi di ruang digital.
Sutradara Aldo Swastia menyebut tidak ada patokan pasti dalam menentukan batas antara fakta dan fiksi yang harus dikembangkan terutama dalam film bertema sejarah atau kepahlawanan.
Penilaian terhadap Pak Harto harus dilakukan dengan pendekatan akademik yang berimbang,
Di 2020, Sumardiansyah menolak keras kebijakan Kemendikbudristek yang ingin menjadikan sejarah sebagai mata pelajaran pilihan di SMA dan menghapuskannya di SMK.
Pelajari sejarah panjang batik Indonesia, filosofi mendalam di balik motif populer, serta perbedaan teknik tulis dan cap. Warisan dunia yang diakui UNESCO.
Hari Batik Nasional 2025, Hotel Grandhika Pemuda Semarang berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang menggelar workshop dan pameran batik.
Mercure Karawang rayakan Hari Batik Nasional bersama Yayasan Puteri Indonesia dengan kegiatan membatik, beauty class, dan penampilan Sendratari Batik inklusif.
Novotel Suites Yogyakarta Malioboro rayakan Hari Batik Nasional lewat Wastra Katresnan Vol.10, fashion show yang menampilkan karya desainer lokal penuh kreativitas.
Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2 Oktober lalu, Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta sukses menyelenggarakan rangkaian acara GranDhika Batik Week.
Lilypop mengajak para kreator lainnya untuk bergabung dalam kampanye #Bigoberbatik, berbagi tentang betapa penting bagi dirinya untuk merayakan warisan Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved