Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Amanat Nasional (PAN) sangat memberi perhatian terhadap implementasi pendidikan saat ini. Hal itu dilakukan sebagai upaya mengoptimalkan kemampuan dan keahlian generasi muda.
Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PAN Dapil Jatim X, Prof. Zainuddin Maliki mengatakan pihaknya sangat memperhatikan implementasi program merdeka belajar di sekolah-sekolah. Sebab, salah satu esensi dari program tersebut adalah mengoptimalkan minat dari siswa.
"Jika membahas implementasi merdeka belajar, menurut saya kurikulum itu bukan yang utama. Yang terpenting adalah mengenali watak dan minatnya anak atau siswa," kata Zainuddin.
Lebih jauh dikatakan, tidak hanya fokus terhadap implementasi program merdeka belajar, PAN juga ikut mengawal penyaluran beasiswa sebagai upaya memberi perhatian terhadap dunia pendidikan. Pengawalan PAN tersebut sebagai upaya untuk memastikan penyaluran beasiswa tepat efektif dan tepat sasaran.
Pengawalan beasiswa yang dimaksud Zainuddin adalah Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. PAN juga turut mengupayakan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk mahasiswa agar terealisasi dengan baik. "Demikian juga beasiswa untuk mahasiswa semester satu di perguruan tinggi," ucapnya seraya menambahkan PAN mendorong Kemendikbud Ristek agar ikut memberikan beasiswa unggulan untuk program S2 dan S3 agar dapat melahirkan generasi yang unggul. (RO/R-2)
Institusi pendidikan tidak boleh sekadar menjadi penonton di tengah dinamika dunia yang bergerak cepat.
Universitas Pembangunan Jaya menggelar seminar internasional membahas peran AI dalam transformasi pendidikan tinggi bersama akademisi Indonesia, Malaysia, dan Taiwan.
SELAMA puluhan tahun, Indonesia terjebak dalam delusi bahwa mutu pendidikan bisa ditingkatkan hanya dengan menyuntikkan dana ke sekolah atau mengganti label kurikulum
Sekretaris Kabinet menjelaskan bahwa anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 % dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sesuai amanat konstitusi.
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengurangi anggaran pembangunan infrastruktur pendidikan dalam APBN.
Interaksi lintas budaya serta kesempatan membangun global networking diharapkan dapat memperluas wawasan sekaligus memperkuat kesiapan mereka dalam memulai karier profesional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved