Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
PENDIDIKAN sangat penting untuk mencetak generasi emas bangsa Indonesia. Karena itu, Partai Amanat Nasional (PAN) berkomitmen terus mendorong meningkatnya kualitas dunia pendidikan Indonesia untuk mencetak generasi muda unggulan ke depannnya.
"Saya meminta kepada lembaga pendidikan dan pemerintah untuk memberdayakan siswa dan siswi sekolah untuk masa depan Indonesia," ujar Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Banten, Syafrudin ketika melakukan sosialiasi di Kota Serang, Banten..
Ia mengatakan, PAN tahu betul pentingnya pendidikan untuk menciptakan generasi bangsa yang berkualitas. Pasalnya, pendidikan menjadi pondasi untuk mempersiapkan masa depan yang cerah dan bisa membantu untuk membangun karakter dan kepribadian seseorang.
Ditambahkan Syafrudin, PAN juga merangkul lembaga yang memiliki peran penting dalam melindungi dan memberdayakan perempuan serta perlindungan anak-anak yakni P2TP2A. Menurutnya peran dari lembaga tersebut harus digalakkan hingga merambah sektor pendidikan generasi muda.
"P2TP2A harus menjadi pusat yang memberikan pelayanan terpadu dan menyeluruh, tidak hanya terkait hukum namun juga pendidikan, rehabilitas, dan konseling," ujar Syafrudin.
Tak hanya mendorong, PAN juga berperan aktif dalam meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia dengan memberikan beasiswa kepada pelajar yang kurang mampu. Program ini dilakukan PAN di seluruh wilayah Indonesia agar terjadi pemerataan pendidikan di Tanah Air. (RO/R-2)
PENDIDIKAN bisa jadi merupakan salah satu konsep dan aktivitas yang paling kompleks serta multidimensional dalam sejarah manusia.
BAGAIMANA pendidikan dapat tetap berjalan ketika banjir merenggut kelas, fasilitas, bahkan rasa aman?
Institusi pendidikan tidak boleh sekadar menjadi penonton di tengah dinamika dunia yang bergerak cepat.
Universitas Pembangunan Jaya menggelar seminar internasional membahas peran AI dalam transformasi pendidikan tinggi bersama akademisi Indonesia, Malaysia, dan Taiwan.
SELAMA puluhan tahun, Indonesia terjebak dalam delusi bahwa mutu pendidikan bisa ditingkatkan hanya dengan menyuntikkan dana ke sekolah atau mengganti label kurikulum
Sekretaris Kabinet menjelaskan bahwa anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 % dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sesuai amanat konstitusi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved