Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM dunia pendidikan, faktor lingkungan memainkan peran penting dalam pembelajaran siswa. Hal ini bukan hanya tentang bangunan sekolah yang baik atau peralatan yang memadai, melainkan juga meliputi kualitas udara dalam ruangan. Kini, proyek sosial yang dikelola oleh siswa SMA dari ACS Jakarta dan Jakarta Intercultural School, yang diberi nama Klinair, berupaya menyebarkan kesadaran pentingnya kualitas udara dalam ruangan, terutama di sekolah.
Ketua kelompok yang mengerjakan proyek Klinair, Maxmilian Halim, menjelaskan penelitian yang diterbitkan oleh Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) mengungkapkan bahwa polusi udara dalam ruangan bisa dua hingga lima kali lebih tinggi dibandingkan dengan udara luar. Ini membahayakan kesehatan anak-anak dan dapat memengaruhi konsentrasi serta prestasi belajar mereka.
Menyadari masalah ini, Klinair mengadakan kegiatan edukasi di SMP Duta Bangsa di Jakarta. Tujuan acara ini meningkatkan kesadaran bahaya dari polusi udara di dalam ruangan sekaligus membagikan beberapa alat bernama Corsi Rosenthal Box. Alat ini berfungsi sebagai filtrasi udara sederhana yang efektif untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruangan.
Baca juga: Mengenal Tokoh Sumpah Pemuda yang Terlibat dalam Penyusunan Teks
Maxmilian menambahkan, Corsi Rosenthal Box merupakan rancangan dari Profesor Richard Corsi dari University of California Davis dan Jim Rosenthal. Alat ini terbukti efektif dalam mengurangi partikel udara halus, termasuk debu dan patogen, yang dapat membahayakan kesehatan dengan melalui penelitian yang dilakukan oleh beberapa universitas terkemuka di Amerika Serikat. "Keunikan alat ini yaitu desainnya yang sangat sederhana sehingga biaya yang diperlukan pun relatif lebih rendah," jelas Maxmilian Halim, didampingi Calista Wartin, Audrey Leo, Declan Lee, dan Steve Francis.
Kesadaran tentang polusi udara dalam ruangan sangat penting mengingat tingginya tingkat polusi udara yang kita alami belakangan ini. Menurut sumber IQair, Jakarta belakangan ini merupakan salah satu kota yang tingkat polusi udaranya sangat tinggi di dunia. Selain itu menurut statistik dari WHO, di dunia, 3,2 juta kematian tiap tahun disebabkan oleh polusi udara di dalam ruangan, termasuk 237 balita. (RO/Z-2)
Polusi udara luar ruangan dapat meningkatkan risiko diabetes, bahkan pada tingkat polusi yang selama ini dianggap aman oleh EPA dan WHO.
Dokter spesialis kulit dan kelamin, Fitria Agustina, menegaskan bahwa mandi satu hingga dua kali sehari sudah cukup, meskipun Indonesia saat ini tengah menghadapi cuaca ekstrem
Polutan yang terhirup ibu hamil dapat masuk ke aliran darah, menembus plasenta, dan memicu stres oksidatif serta peradangan yang berdampak pada janin.
Pada 2022, beban ekonomi akibat dampak kesehatan dari polusi udara diperkirakan mencapai US$220 miliar, atau sekitar 6,6% dari PDB nasional (PPP).
IQAir mencatat kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 70,5 mikrogram per meter kubik.
Dengan kondisi tersebut, berdasarkan laman IQAir, maka kelompok sensitif disarankan agar sebaiknya tidak beraktivitas di luar ruangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved