Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DUKUNGAN terhadap para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus diberikan SiCepat Ekspres lewat workshop dan webinar UMKM Sanubari (Siap Bangkit Untuk Negeri).
Mengusung tema ‘’Workshop Sanubari 101: Jualan Makin Laris Lewat Promosi Sosmed dan Branding Menarik’’, SiCepat Ekspres berkolaborasi bersama Olahkarsa dalam mengajak empat komunitas UMKM di Indramayu, Jawa Barat berbagi ilmu untuk mempertajam skill digital marketing.
Chief Marketing & Corporate Communication Officer SiCepat Ekspres Wiwin Dewi Herawati menyampaikan, selaku menyampaikan bahwa kegiatan workshop komunitas UMKM di Indramayu merupakan sebuah komitmen SiCepat dalam membangun relasi yang lebih baik dengan para pelaku UMKM.
Baca juga: SiCepat Donasikan Perlengkapan Sekolah ke 8 PAUD di Jawa Barat
Selain menyelenggarakan webinar secara online, program UMKM Sanubari SiCepat Ekspres konsisten melaksanakan rangkaian kegiatan workshop secara tatap muka dengan tujuan menjalin sinergi yang semakin baik dengan rekan-rekan UMKM.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat hadir lebih dekat untuk merangkul para pelaku UMKM, melalui sesi sharing knowledge and experience. Sehingga, kita dapat berdiskusi secara langsung bagaimana ilmu digital marketing memiliki banyak manfaat dalam eskalasi bisnis mereka,” ungkap Wiwin dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (31/7).
Baca juga: Perluas Jangkauan Program CSR, SiCepat Ekspres Luncurkan Tim Sigap
Manager Corporate Communication SiCepat Ekspres Rangga Andriana menyampaikan bahwa SiCepat juga memanfaatkan momentum pertemuan tatap muka bersama komunitas ini untuk menyalurkan bantuan melalui program CSR perusahaan berupa dua belas unit paket fasilitas dan perlengkapan foto produk. Bantuan CSR tersebut berupa fasilitas perlengkapan foto produk untuk empat komunitas UMKM di Indramayu.
“Kami berharap rekan-rekan komunitas dapat langsung mempraktekan materi workshop dan tentunya untuk dapat lebih mudah untuk menghasilkan konten promosi yang lebih menarik. Bantuan ini merupakan komitmen berkelanjutan SiCepat dalam mendukung UMKM dalam peningkatan kualitas produk bisnisnya, sehingga dapat turut bersaing secara nasional maupun internasional,” ujar Rangga.
Di hari yang sama, SiCepat Ekspres juga melanjutkan sesi webinar Sanubari kedua bertema ‘Kiat Sukses Jualan di Tiktok’ dengan menggandeng start up e-learning Sertifikasiku pada Kamis (27/7). Mengundang Rizky Wirayuda selaku SEO & Digital Ads Specialist Binus Group, dalam webinar Sanubari sesi kedua ini SiCepat membagikan tips bagaimana meningkatkan penjualan di platform social commerce TikTokshop. (RO/Z-10)
Sebelumnya harga gabah mencapai Rp8 ribu hingga Rp8.500 per kilogram, namun kini turun menjadi Rp7.700 hingga Rp7.800 per kilogram.
Realisasi investasi di Kabupaten Indramayu pada triwulan I 2025 menembus Rp362 miliar.
Harga tiket masuk yang relatif terjangkau menjadikan keluarga memilih Pantai Tirta Ayu sebagai tempat untuk berlibur.
RDTR Krangkeng disusun untuk mempercepat pengembangan sektor-sektor unggulan seperti industri yang dipadukan dengan konsep infrastruktur hijau
HARI Kebangkitan Nasional bukan hanya menjadi momen mengenang sejarah perjuangan bangsa, melainkan juga refleksi penting bagi pembangunan daerah, termasuk Kabupaten Indramayu.
Keberadaan tim ini untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi investor yang menanamkan modal dan berusaha di Kabupaten Indramayu
Workshop ini memberikan panduan praktis dari para ahli di bidang teknologi dan perbankan guna meningkatkan standar promosi produk lokal.
Data menunjukkan angka stunting di Biak telah menurun signifikan, dan upaya ini harus dipertahankan salah satunya dengan mencegah perkawinan anak.
IP Trisakti berencana akan memperluas kerja sama bidang pendidikan dengan lebih banyak negara di Eropa.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam membentuk karakter wirausaha muda yang kreatif dan inovatif, khususnya di bidang bisnis kuliner.
Tahun ini, AFS Global STEM Innovators membuka akses pendidikan STEM yang inklusif bagi siswa berusia 15–17 tahun dari berbagai wilayah Indonesia,
UNIVERSITAS Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI) Lampung, bekerja sama dengan Yayasan Indonesia Setara (YIS) dan Gebrakan Anak Negeri (GAN), menggelar workshop.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved