Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Polusi udara merupakan masalah serius di banyak kota di Indonesia, termasuk Jakarta. Tidak hanya mengganggu kualitas udara, polusi juga memiliki dampak yang signifikan pada kesehatan masyarakat, terutama bagi mereka yang menderita penyakit pernapasan seperti asma.
Baca juga : Tips Melindungi Kulit dari Paparan Sinar Matahari dan Polusi Udara
Hal tersebut dirasakan salah satunya oleh Anita Sabidi, ibu dari dua anak dan penyandang diabetes tipe satu, yang telah mengalami tantangan cukup berat akibat polusi udara dan asma yang dideritanya. “Beberapa bulan terakhir ini asma saya kambuh karena kualitas udara. Delapan minggu saya batuk batuk, sesak nafas tiap malam tuh hampir gak bisa tidur karena tiap kali berbaring pasti susah nafasnya,” ujar Anita, dikutip dari video yang diunggah akun Youtube Bicara Udara.
Sebagai penyandang diabetes tipe satu sejak remaja, Anita telah belajar hidup dengan penyakit kronis tersebut. Namun, keadaannya semakin rumit ketika ia juga didiagnosis menderita kardiomiopati dan asma selama masa kuliahnya. Anita mengatakan, tantangan yang dihadapinya ketika polusi udara sedang tinggi sangatlah berat. “Kalau keluar rumah saya pun bawa kaleng oksigen karena terdapat risiko serangan asma kapanpun seperti itu kondisinya. Dan kebayang kan kalau misalnya dalam waktu berminggu-minggu, berbulan bulan saya bahkan gak bisa tidur. Jadi ada sampai 2-3 hari saya tidak bisa tidur sama sekali dan karena saya ada kondisi diabetes,” imbuhnya.
Anita mengungkapkan, sulit bernafas bukan hanya mempengaruhi kenyamanan hidupnya, tetapi juga mengancam nyawa. Ketika asmanya kambuh akibat polusi udara, kondisinya menjadi sangat buruk. Kendati demikian, untuk melindungi keluarganya, Anita mengambil beberapa langkah pencegahan untuk mengatasi dampak polusi udara. “Pokoknya kita memastikan memang udaranya cukup aman supaya tanpa kita keluar rumah pun udaranya aman kita hirup. Kemudian kalau keluar rumah pun kita cek dulu kualitas udaranya dan tetap harus pakai masker,” ucapnya.
Karena itu, Anita berharap pemerintah dapat mengambil langkah-langkah nyata dalam meningkatkan kualitas udara. Baginya, bernafas adalah hak hidup yang harus dijaga. Meskipun tidak terlihat secara langsung, dampak polusi udara berdampak buruk secara bertahap pada kesehatan dan harapan hidup masyarakat. “Let’s speak up your voice louder, jadi gak cuma kelompok rentan aja jadi mungkin juga dari masyarakat, juga dari NGO dari tenaga kesehatan kita bulatkan suara kita untuk menyuarakan perbaikan kualitas udara di sekitar kita,” pungkasnya. (B-4)
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Ali Lubis mengatakan, tingginya tingkat polusi udara di Jakarta membuat kesehatan masyarakat terganggu. Sekaligus menurunkan kualitas hidup warga.
Kemudian ada teknologi sensor supaya tahu kapan zona merah. Selain itu, ada truk embun sudah dilakukan di kota-kota Tiongkok.
Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya polusi udara merupakan langkah krusial dalam menekan dampak kesehatan yang ditimbulkan.
BMKG mengungkapkan, berdasarkan hasil pemantauan, dalam siklus harian, konsentrasi PM2,5 tertinggi di wilayah DKI Jakarta ialah selepas malam hari hingga menjelang pagi hari.
Kualitas udara di Jakarta, Senin (14/10) pagi masuk urutan ke delapan sebagai kota dengan udara terburuk di dunia.
POLUSI di DKI Jakarta menimbulkan dampak kesehatan dan kerugian yang besar bagi masyarakat.
Kafein dalam kopi bersifat bronkodilator ringan, bantu meringankan gejala asma sementara. Namun, kopi bukan pengganti obat inhaler utama.
Tadinya dia tidak punya bakat asma, gara-gara kena RSV meski sudah sembuh, tapi jadi asma, terus sebentar-sebentar sakit.
Penelitian di jurnal JAMA mengungkap inhaler dosis terukur untuk asma dan PPOK menyumbang emisi gas rumah kaca signifikan akibat kandungan hidrofluoroalkana (HFA).
Penelitian menemukan bahwa paparan alergen anjing sejak dini dikaitkan dengan fungsi paru-paru yang lebih baik dan risiko asma yang lebih rendah.
AstraZeneca dan Good Doctor Technology Indonesia (Good Doctor) berkolaborasi memperkuat penanganan asma dengan digitalisasi yang menyeluruh.
Asma dan PPOK mengganggu produktivitas para pasiennya, yang jumlahnya jutaan orang di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved