Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK hampir dua ribu bencana terjadi di Indonesia periode 1 Januari hingga 18 Juli 2023. Jenis bencana terbanyak ialah hidrometeorologi seperti banjir.
“Tercatat jumlah kejadian 1.959 bencana,” tulis data resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa (18/7).
Bencana terbanyak, yakni banjir dengan 721 kejadian. Kemudian cuaca ekstrem 634 kejadian, tanah longsor 337 kejadian, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) 211 kejadian, serta gelombang pasang dan abrasi 20 kejadian.
Baca juga: Pascalongsor Kabupaten Agam Ditetapkan Tanggap Darurat Bencana
“Kekeringan 18 kejadian, gempa bumi 16 kejadian, dan erupsi gunung api dua kejadian,” tulis data BNPB.
Seluruh bencana mengakibatkan 171 orang meninggal. Sebanyak 2.975.676 orang menderita dan mengungsi, 5.531 orang luka-luka, dan 10 orang hilang.
Baca juga: Rentan Gempa dan Tsunami, ASN Sumbar Dibekali Mitigasi Bencana
Bencana menyebabkan 20.695 rumah rusak. Terdiri dari 2.681 rumah rusak berat, 2.863 rumah rusak sedang, dan 15.151 rumah rusak ringan.
“Selanjutnya kerusakan terjadi di fasilitas pendidikan 227 unit, fasilitas peribadatan 216 unit, fasilitas kesehatan 39 unit, 71 perkantoran, dan 137 jembatan,” tulis data tersebut. (Medcom/Z-6)
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
DPR minta pemerintah prioritaskan pencegahan dan mitigasi bencana untuk kurangi kerugian ekonomi yang terus berulang di Indonesia.
ADA dua artikel yang ditulis Phil O’Keefe, Ken Westgate, dan Ben Wisner dalam dua tahun berturut-turut: 1976 dan 1977.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti alih fungsi lahan dan menurunnya daya dukung lingkungan sebagai faktor utama yang memperparah dampak bencana alam.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyebut, tanah longsor tidak hanya semakin sering terjadi, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tetap siaga mendampingi pemerintah daerah meski status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah di Sumatra telah dicabut.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved