Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAIN menjaga asupan gizi yang cukup dan seimbang, olahraga juga menjadi salah satu cara yang penting bagi lansia agar terhindar dari berbagai masalah kesehatan.
Meski usia sudah senja, olahraga tetap disarankan untuk para lansia demi kualitas hidup dan mencerahkan suasana hati. Namun, perlu diingat kondisi fisik lansia yang membuat tidak sembarang olahraga bisa dilakukan.
Oleh karena itu, berikut beberapa jenis olahraga yang ideal untuk lansia.
Baca juga: Rekomendasi Asupan Gizi untuk Lansia
Jalan cepat adalah jenis latihan aerobik yang lebih rendah dibandingkan joging, tetapi tetap merupakan olahraga yang sangat bermanfaat untuk lansia. Jalan cepat mampu meningkatkan detak jantung dan kemampuan otot.
Dibandingkan dengan joging, jalan cepat juga tidak terlalu berdampak pada persendian. Jadi, jika lutut atau pergelangan kaki sudah cukup lemah, jalan cepat akan menjadi pilihan olahraga yang jauh lebih baik daripada joging.
Baca juga: Ibadah Haji Harus Ramah Lansia
Bersepeda juga termasuk latihan aerobik yang baik untuk kesehatan jantung lansia. Lansia bisa bersepeda statis yang tersedia di pusat kebugaran atau bersepeda sambil mencari udara segar di luar ruangan. Selain tidak berdampak pada persendian, kemungkinan cederanya juga kecil.
Latihan aerobik lainnya yang baik untuk lansia adalah berenang. Berenang tidak akan membuat persendian terlalu bekerja keras karena beban tubuh ditopang oleh air. Berenang juga menjadi pilihan olahraga yang bagus bagi mereka yang mengidap radang sendi dan osteoporosis.
Seperti berenang, yoga kursi adalah bentuk latihan dengan intensitas yang rendah. Olahraga ini dapat meningkatkan kekuatan otot, mobilitas, keseimbangan, dan fleksibilitas, yang semuanya merupakan aspek kesehatan penting bagi lansia.
Yoga kursi adalah bentuk yoga yang lebih memudahkan karena memberikan lebih sedikit tekanan pada otot, sendi, dan tulang daripada yoga konvensional. Olahraga ini juga telah terbukti meningkatkan kesehatan mental pada lansia. Lansia yang melakukan yoga kursi biasa memiliki kualitas tidur yang lebih baik, tingkat depresi yang lebih rendah, dan melaporkan rasa sejahtera secara umum.
Peregangan sebaiknya dilakukan setiap hari karena ini adalah latihan penting untuk menjaga kondisi otot lansia yang semakin mengendur. Peregangan bisa dilakukan menggunakan alat seperti rubber untuk melatih semua otot di tubuh. Mulai dari leher, punggung, dada, perut, samping, lengan, paha, dan betis.
Peregangan di bagian persendian di tubuh secara teratur akan membuat sendi lansia tidak kaku, seperti bahu, pinggul, lutut, dan pergelangan kaki. (Z-10)
Dinas Sosial DKI Jakarta sangat mengapresiasi kegiatan ini demi meningkatkan kualitas hidup lansia.
Namun demikian, lansia dengan penyakit kronis tetap dianjurkan berkonsultasi dengan dokter sebelum berpuasa untuk penyesuaian obat dan pola makan.
Sekolah Lansia KUN dihadirkan sebagai wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap memiliki ruang untuk berkembang, beraktivitas, dan berperan aktif di tengah masyarakat
Rekomendasi 7 sepatu Nike tanpa tali yang nyaman dan aman untuk lansia. Mudah dipakai tanpa membungkuk, fokus stabilitas dan kenyamanan kaki.
Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan surutnya genangan di beberapa wilayah.
Samuji (72) tak bisa menyembunyikan rasa leganya. Puluhan tahun mengandalkan kekuatan betis untuk memutar roda demi mengais rezeki, kini ia bisa bernapas lebih panjang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved