Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Epidemiolog Universitas Indonesia Masdalina Pane meminta pemerintah mewaspadai potensi kenaikan angka kematian jemaah haji tahun ini. Potensi itu menjadi lebih tinggi karena pada musim haji kali ini tidak ada lagi pembatasan usia dan ada banyak jemaah yang tidak melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat.
"Pembatasan usia oleh Pemerintah Arab Saudi tidak ada lagi. Kemudian minggu depan sudah mulai keberangkatan, tidak sempat lagi melakukan pemeriksaan kesehatan," kata Masdalina saat dihubungi, Kamis (18/5).
Oleh karena itu, lanjutnya, pengawasan ekstra harus diberikan kepada jemaah lansia terutama yang memiliki riwayat penyakit diabetes melitus dan hipertensi
Baca juga: Indonesia Kirim Tim Advance Petugas Haji ke Arab Saudi
Sementara, covid-19 kini bukan lagi menjadi ancaman karena sudah bukan lagi menjadi emergency. Level Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) atau Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia sudah dicabut oleh Organisasi kesehatan Dunia (WHO).
"Oleh karena itu jemaah diimbau agar utamakan ibadah wajib, jangan lupa banyak minum, jaga kesehatan, jangan terlalu letih dan yang risiko tinggi serta memiliki komorbid tetap menjaga kesehatan dan sebaiknya menggunakan masker di tempat ramai," tandasnya.
Baca juga: Penerbangan Perdana Haji dari Bandara Kertajati Dimulai 28 Mei 2023
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, berdasarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1444 Hijriah/2023 Masehi, gelombang pertama jemaah mulai masuk asrama haji pada 23 Mei 2023 dan langsung berangkat ke Arab Saudi pada hari berikutnya.
Tahun ini, Indonesia mendapat 203.320 kuota jemaah haji. Jumlah itu terdiri atas 201.063 kuota jemaah haji reguler (termasuk prioritas lansia), 865 kuota pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umra (KBIHU), serta 1.572 kuota Petugas Haji Daerah (PHD). (Z-11)
SETELAH dirawat kurang lebih dua bulan di Tanah Suci, satu jemaah haji Debarkasi Padang akhirnya pulang ke Tanah Air. Ia adalah Mariatun Buyung Sutan (51) jemaah ex Kloter 05 Padang.
SEBANYAK 88 jemaah haji asal Debarkasi Solo (SOC) dirawat di rumah sakit di Arab Saudi, dan 45 jemaah haji lainnya meninggal hingga proses pemulangan haji ke tanah air hingga Rabu (25/6/2025).
MASIH ada 45 jemaah haji Indonesia yang di sejumlah rumah sakit Arab Saudi, baik di Makkah, Madinah, maupun Jeddah.
Sebanyak 1.308 jemaah di antaranya dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) untuk penanganan lebih lanjut.
Ada 295 jemaah haji dibadalkan lantaran tidak mampu melanjutkan ibadah hajinya karena sakit atau wafat pada musim haji tahun ini.
Jjemaah haji wafat yang dicatat KKHI hingga Rabu (19/6) pukul 16.00 WAS mencapai 40 orang.
HARI ini, Minggu, (8/2) yang bertepatan dengan 20 Syaban 1447 H, pemerintah Arab Saudi resmi mulai menerbitkan visa haji 2026 atau 1447 Hijriah.
Sebanyak sembilan pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) di Kabupaten Sidoarjo terancam gagal berangkat ibadah haji 2026.
MENTERI Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan atau Gus Irfan mengungkapkan bahwa pihaknya kerap menerima komentar negatif terkait kebijakan istitha’ah kesehatan jemaah haji.
Menhaj menjelaskan alasan petugas haji 2026 dilatih semi-militer. Fokus pada disiplin, kesiapan fisik-mental, dan tantangan medan di Arab Saudi.
Ketua Komnas Haji Mustolih Siradj menilai persiapan penyelenggaraan ibadah haji yang dilakukan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) masih berada di jalur yang tepat.
Kiat aman menunda haid dengan obat hormon bagi calon jamaah haji perempuan agar ibadah lancar, sesuai anjuran dokter spesialis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved