Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Layanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama (Kemenag) Saiful Mujab membeberkan, hingga kini, masih ada sekitar 14.000 ribu calon jemaah yang tercatat yang belum melunasi pembayar ibadah haji. Meski demikian, Kemenag memberikan tenggat hingga 12 Mei mendatang.
"Dari waktu kita kasih pelunasan pada 11 April sampai dengan 5 Mei, yang belum sekitar 14.000 sekian. Kalau belum lunas ya otomatis tahun depan," kata Saiful kepada awak media di Asrama Haji Indramayu, Jumat (5/5).
Sedangkan, bagi jemaah yang masuk kuota tahun ini, jika belum melunasi akan diberi perpanjangan waktu sampai dengan 12 Mei. Namun kalau tidak ada konfirmasi juga, Kemenag akan menggeser kuota tersebut ke cadangan yang sebelumnya hanya 10%, sekarang jadi 15%.
Baca juga: 3 Alasan Vaksin Meningitis Penting untuk Jemaah Haji
Jadi nantinya, cadangan itu akan naik secara otomatis otomatis. Bagi mereka yang tahun ini tidak berkesempatan berangkat, berarti akan masuk kuota 2024 (berikutnya).
Di sisi lain, jemaah lunas tunda 2020 mencapai 2.500 orang dari 91.000 yang belum mengonfirmasi akan berangkat padahal sudah melunasi pembayaran sejak 2020. Namun, karena pandemi covid-19, tertunda keberangkatannya.
"Jadi untuk jemaah lunas tunda 2020 yang belum mengonfirmasi, karena mereka itu kan tidak wajib untuk membayar lagi sebagaimana keputusan. Keputusan itu tidak bayar lagi sampai tadi sekitar 2.500 dari 91.000 yang belum konfirmasi," pungkas Saiful.
Baca juga: Pelunasan Biaya Haji Diperpanjang Hingga 12 Mei 2023
Namun, Kemenag tetap yakin kuota haji tahun ini akan tetap memenuhi target karena sudah berusaha berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar jemaah segera melunasi pembayaran haji sehingga antrian tidak semakin menumpuk dan kesempatan bagi yang tertunda keberangkatannya, bisa dipercepat.
"InsyaAllah kuota terpenuhi, memenuhi target, karena kita sudah terus berkoordinasi dengan kemenag kota, kanwil dan bahkan menjemput bola. Artinya bukan sekedar menjemput tapi berkoordinasi dengan KBRI agar jemaahnya segera melunasi," tukas Saiful. (Z-1)
Industri haji dan umrah di Indonesia merupakan sektor vital yang tidak hanya mendukung spiritualitas umat Muslim, tetapi juga menyumbang signifikan bagi perekonomian nasional
Garuda Indonesia menargetkan nilai transaksi hingga Rp520 miliar melalui penyelenggaraan Garuda Indonesia Umrah Travel Fair (GUTF) 2026
Tidak ada toleransi terhadap kelalaian dan ketidakdisiplinan, mengingat para peserta diklat nantinya akan menjadi ujung tombak pelayanan kepada jemaah haji di Arab Saudi.
Keberadaan petugas haji perempuan dinilai krusial untuk menghadirkan layanan terhadap kebutuhan spesifik jemaah perempuan, yang tidak selalu dapat dilakukan oleh petugas laki-laki.
sebanyak 170 ribu dari total 203.320 jemaah haji reguler 2026 masuk dalam kategori risiko tinggi (risti).
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) didorong untuk mengeluarkan fatwa terkait tata cara dan sumber dana ibadah haji. Wacana itu disampaikan Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved