Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PP Muhammadiyah, salah satu organisasi besar di Indonesia percaya ikut andil dalam tanggung jawab untuk memajukan bangsa Indonesia. Konsep ini harus memiliki semangat memajukan kesejahteraan umum yang mengandung nilai kebaikan, keadilan, kemakmuran, dan keberadaban.
Dalam keterangan resmi yang diterima, Sekretaris Umum (Sekum) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengatakan, untuk menjadi Indonesia berkemajuan maka umat harus bersiap untuk membuka diri dan mempelajari hal-hal yang membuat mereka lebih maju. Walaupun, mungkin hal tersebut berasal dari Barat.
“Kalau seseorang ingin maju, dia harus memiliki mindset yang berkemajuan juga. Dan ciri orang yang berkemajuan adalah orang yang optimistis dalam segala hal,” ujar Mu’ti di acara Talkshow Teras TVMU yang ditayangkan TV Muhammadiyah baru baru ini.
Baca juga: Pemuda Muhammadiyah Hormati Putusan Sidang Etik AP Hasanuddin
Lebih lanjut Abdul Mu’ti menjelaskan, kemitraan dan kolaborasi menjadi satu hal yang sudah seharusnya menguntungkan dan memperkuat kedua belah pihak. Bagi Mu’ti, Muhammadiyah dapat bekerja sama dengan berbagai pihak selama hal tersebut mengarah menuju kebaikan dan berkemajuan.
“Kita sangat terbuka untuk melakukan kolaborasi dan kerjasama dengan Danone dan pihak lainnya selama hal yang dilakukan untuk kebaikan dan bermanfaat untuk kemanusiaan demi memajukan umat dan bangsa,” lanjutnya.
Baca juga: Bareskrim Tarik Seluruh Laporan Ancaman Pembunuhan Warga Muhammadiyah oleh Peneliti BRIN
PP Muhammadiyah, sebagai salah satu organisasi dengan massa terbesar di Indonesia dalam hal memberi masukan kepada pemerintah, terlepas dari siapapun yang berkuasa, maka itu merupakan wujud tanggung jawab Muhammadiyah yang tulus untuk mewujudkan Indonesia Berkemajuan.
Kolaborasi dengan PP Muhammadiyah menjadi salah satu bentuk kerja sama yang dilakukan untuk memperluas jangkauan edukasi kesehatan dan lingkungan. Kesempatan ini juga menjadi momen yang tepat bagi Danone Indonesia dan PP Muhammadiyah untuk menggerakkan seluruh elemen masyarakat untuk menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan demi kesehatan diri dan lingkungan.
Danone Indonesia sebagai salah satu perusahaan makanan dan minuman terbesar di dunia yang memiliki misi memberikan kesehatan kepada sebanyak mungkin orang. Dalam hal mewujudkan Indonesia berkemajuan, Danone Indonesia berkomitmen mewujudkan bisnis perusahaan yang seimbang dengan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Hal itu ditunjukkan melalui inisiatif yang baik dan kolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya dengan Muhammadiyah.
Corporate Communication Director Danone Indonesia Arif Mujahidin, mengatakan, untuk menjadi masyarakat yang berkemajuan, dibutuhkan produk yang sehat agar mereka dapat belajar. Danone Indonesia sendiri dalam hal Indonesia Berkemajuan, memiliki prinsip untuk tidak merusak alam saat melakukan usaha.
“Guna menjadi Indonesia Berkemajuan, Danone Indonesia berpegang pada prinsip produk yang sehat, alam pun harus sehat. Dan itulah prinsip yang dibawa oleh kita, Sehat manusianya, Sehat Planetnya” ujar Arif dalam acara Talkshow yang sama di TV Muhammadiyah.
Lebih lanjut Arif menjelaskan, Danone Indonesia terus melakukan inovasi dan edukasi secara internal guna mempersiapkan diri agar terus maju kedepannya. Melalui kolaborasi dengan Muhammadiyah yang berpartisipasi aktif dalam menjaga persatuan, termasuk stabilitas di Indonesia.
“Kolaborasi dengan Muhammadiyah menjadi satu hal yang penting, karena ini menjadi langkah awal untuk seluruh masyarakat bersama-sama menyelesaikan dan memperbaiki permasalahan yang ada di Indonesia, seperti ekonomi, kesehatan, kemiskinan yang menjadi tugas bersama,” pungkasnya. (RO/Z-10)
Capaian itu menegaskan validasi atas komitmen perusahaan dalam mengedepankan keterbukaan informasi di era digital serta peran kepercayaan para pengguna setia.
Direktur Utama Indodana Finance Mira Wibowo meraih penghargaan Indonesia Best CEO 2025 dalam ajang Indonesia Business Leadership Forum.
Ebbot menghadirkan teknologi AI andal, sedangkan Veda Praxis menyediakan fondasi tata kelola yang kuat dan juga tim implementer dengan kapabilitas lokal.
Model kerja fleksibel berbasis platform digital dinilai menjadi bantalan sosial modern.
Pengemudi ojol dan NGO Deconstitute menggugat skema kuota internet hangus ke Mahkamah Konstitusi dengan menguji UU Telekomunikasi.
Bank Indonesia meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) untuk memperkuat literasi, keamanan, dan inklusi ekonomi digital, didukung pertumbuhan QRIS dan BI-FAST yang kian pesat.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah untuk memperkuat pengembangan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Nasaruddin meminta BMBPSDM untuk lebih peka terhadap dinamika sosial-keagamaan, mulai dari isu ekonomi umat hingga ketahanan keluarga.
Lembaga Wakaf Doa Bangsa (LWDB) secara resmi mengumumkan penempatan dana pokok wakaf sebesar Rp 440 juta ke instrumen syariah negara Sukuk Tabungan ST015T4, Kamis (27/11).
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia bekerja sama dengan PT Paragon Technology and Innovation, dan Baznas Kabupaten Semarang menyelenggarakan pelatihan menjahit.
Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Jawa Timur menggaungkan gerakan baru, membangun kemandirian ekonomi umat melalui koperasi dan usaha produktif berbasis jamaah.
BAZNAS memeriahkan Zawa Funwalk 2025 dengan menghadirkan produk pemberdayaan mustahik, seperti ZCoffee, ZChicken, dan Paket Logistik Keluarga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved