Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Tim Pokja Moderasi Beragama Kementerian Agama Alissa Wahid menyampaikan ada potensi besar dari masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat.
"Masjid berpotensi menjadi pusat sumber daya dan ekonomi keagamaan. Masjid bisa mengambil peran untuk menjadi pusat pengumpulan dana sosial yang manfaatnya dikembalikan kepada umat atau masyarakat di sekitar masjid," kata Alissa dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (25/8).
Alissa mengatakan, sesuai regulasi dan ketentuan yang berlaku, masjid bisa menjadi tempat penyaluran dana sosial maupun keagamaan karena pengumpulannya bisa dilakukan di tempat lain.
Ia yakin apabila masjid siap untuk mengelola dana sosial atau keagamaan, maka masalah yang menimpa lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) beberapa waktu lalu tak akan terjadi.
"Kita tidak akan mengalami situasi-situasi seperti kemarin dalam kasus ACT," ucapnya.
Baca juga: Pengurus Masjid At Thohir Bantah Melarang Wanita tanpa Hijab Beribadah
Menurutnya, potensi pengumpulan dana sosial di masjid sangat besar, mengingat masyarakat Indonesia dikenal senang menyumbang. Indonesia, kata dia, memiliki posisi paling tinggi dalam World Giving Index sedunia.
"Nah, bagaimana kalau masjid-masjid ini menjadi pusat pengumpulan dan penyaluran dana sosial keagamaan yang dapat dipercaya, akuntabel, sehingga warga ketika nyumbang tidak perlu ke tempat lain. Cukup ke masjid di sekitar dia tinggal," tuturnya.
Maka dari itu, Alissa berharap melalui revitalisasi peran dan ekosistem masjid dalam pembinaan umat, masjid dapat berperan meningkatkan kualitas kehidupan umat beragama, mewujudkan Islam yang rahmatan lil alamin, dan pemberdayaan ekonomi umat.
"Poin ini yang kita harapkan," imbuhnya.
Di samping itu, ia berharap penguatan fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat. Masjid harus menjadi ruang untuk memperkuat kerukunan umat beragama yang mengajarkan toleransi, cinta Tanah Air dan antikekerasan.
"Kita berharap rumah-rumah ibadah kita menjadi pusat pembinaan umat yang wasatiah atau dalam bahasa kita Islam yang moderat," pungkasnya.(Ant/OL-5)
Kondisi Masjid Syuhada Tamiang sebelumnya cukup memprihatinkan karena tertutup material lumpur, noda, serta kerak sisa bencana yang mengeras.
AWAL Oktober kemarin, saya berkesempatan hadir menjadi salah satu pembicara pada ajang the 4th PCINU Belanda’s Biennial International Conference di University of Groningen, Belanda.
Masjid ini dirancang menjadi pusat ekosistem terpadu yang menggabungkan aspek spiritual, kewirausahaan (ecopreneurship), dan pemberdayaan masyarakat.
Masjid perlu terus dimakmurkan dan dimanfaatkan sebagai sarana membangun masyarakat yang religius sekaligus mandiri.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Masjid Nurul Hidayah Kebayoran Baru Jakarta Selatan meluncurkan Program Sedekah Barang.
Kemenag dan Kemenkop UKM menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis untuk membangkitkan dan memperkuat ekonomi umat
Program ini merupakan ruang pertumbuhan bagi siapapun yang ingin membangun karier dengan tetap memiliki fleksibilitas dalam menjalani rutinitas.
Fokus entitas adalah pada pemberdayaan, baik melalui peningkatan kemampuan komunikasi strategis maupun melalui dukungan emosional dan edukasi bagi perempuan.
Untuk memperkuat ekosistem, Pelindo juga memperluas infrastruktur pendukung melalui pemasangan vending machine UMK
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Arah kebijakan Kementerian Sosial (Kemensos) terkait pengentasan kemiskinan berfokus pada program-program pemberdayaan.
Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menyampaikan langkah pemuda PNM ini sebagai bentuk nyata semangat pemberdayaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved