Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengatakan Indonesia memang telah bergerak dari transisi menuju endemi covid-19. Meski begitu, bukan berarti masyarakat bisa lengah dan bereuforia berlebihan.
"Karena bukan berarti kita bebas dari virus covid-19, terlihat dari adanya kenaikan kasus sejak Maret 2023," kata Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes Rizka Andalucia dalam keterangan tertulis, yang diterima di Jakarta, Minggu, (16/4).
Rizka mengatakan kenaikan kasus belakangan ini dipicu oleh temuan varian XBB.1.16 atau Arcturus di Indonesia. Namun dia optimistis penularan itu dapat segera terkendali.
Baca juga : PT KAI Wajibkan Pemudik Lengkapi Syarat Vaksin Covid-19
"Dengan pembelajaran dan upaya bersama selama tiga tahun ini, saat ini kita telah siap dan memiliki modalitas yang lengkap," papar dia.
Rizka memerinci kesiapan itu berupa ketersediaan vaksin dalam negeri dan obat terapeutik. Termasuk, ketersediaan alat kesehatan diagnostik covid-19.
Baca juga : Covid-19, Angka Kematian Akibat Arcturus Terbilang Rendah
"Terbaru, obat antivirus oral bernama nirmatrelvir/ritonavir atau Paxlovid merupakan obat baru covid-19 yang kini tersedia di Indonesia," ujar dia.
Rizka menyebut obat itu lebih efektif dalam proses penyembuhan pasien covid-19. Paxlovid diberikan kepada pasien dewasa dengan tingkat keparahan ringan hingga sedang dan berpotensi menjadi berat.
"Paxlovid akan didistribusikan ke 34 provinsi, dengan tahap awal distribusi obat akan diprioritaskan kepada daerah yang sangat membutuhkan," tutur dia. (Z-8)
Kemenkes mendukung rencana revitalisasi RSUD Kota Biak agar dapat berfungsi sebagai rumah sakit rujukan setara provinsi, dengan estimasi anggaran Rp13,5 miliar.
Kemenkes mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/445/2026 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit Virus Nipah di bandara
Di Indonesia, gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi yang tidak terkoreksi masih menjadi tantangan serius.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
Berikut adalah analisis mendalam mengenai perbedaan Virus Nipah dan COVID-19 berdasarkan data medis dan epidemiologi terkini.
MESKI hingga sore ini (27/1) Kemenkes memastikan nol kasus konfirmasi pada manusia, potensi penyebaran Virus Nipah di Indonesia dinilai "sangat nyata" dan tidak boleh diremehkan.
Epidemiolog sekaligus peneliti Global Health Security, Dicky Budiman, mengatakan bahwa sebetulnya hal tersebut tidak mengagetkan karena covid-19 kini sudah menjadi endemi.
Berdasarkan data Kemenkes RI, hingga April 2023, tercatat 31.113 kasus gigitan hewan penular rabies, dengan 23.211 kasus telah mendapatkan vaksin antirabies dan 11 kasus kematian.
KEMENTERIAN Kesehatan menyebut kasus kumulatif kronis filariasis atau kaki gajah hingga saat ini sebanyak 7.955 kasus yang masih tersebar di ratusan kabupaten/kota.
Masyarakat dihimbau untuk menerapkan protokol kesehatan terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024
DINAS Kesehatan DKI Jakarta menyebut tidak perlu ada pembatasan aktivitas masyarakat meskipun saat ini terjadi kenaikan kasus covid-19.
Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan situasi terkini di Nusa Tenggara Timur (NTT) terkait kasus rabies sudah memasuki masa endemi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved