Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
DUNIA intelijen selalu menarik dan relevan dengan perkembangan zaman. Penuh rahasia, serba tertutup tetapi membutuhkan kapasitas intelektual yang baik. Intel, reserse dan akademisi adalah satu kluster yang saling terkait satu sama lain. Indonesia masih membutuhkan banyak ahli-ahli intelijen untuk kepentingan negara.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Keamanan Nasional Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) Hermawan Sulistyo, dalam bedah buku ‘Pembangunan Jaringan’ di Kampus 2 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jalan Perjuangan 81, Kota Bekasi, Kamis (9/2)
Buku yang ditulis intelijen senior Yohannes Wahyu Saronto ini mengupas banyak hal tentang konsep, metode dan pengembangan jaringan. Bukan hanya untuk organisasi intelijen tetapi juga untuk bisnis, sosial dan pendidikan.
"Buku ini untuk kebutuhan masyarakat. Saya tulis bukan hanya untuk komunitas intelijen. Tetapi terkait masalah-masalah ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan keamanan. Buku ini bisa digunakan siapa saja. Karena buku ini ada di pasaran," jelas Wahyu.
Menurut Laksamana Muda Tentara Nasional Indonesia (TNI) Ivan Yulivan, salah satu penanggap dalam Bedah Buku ini, mengatakan, dengan teknologi canggih dan jaringan, saat ini orang bisa diam di rumah tetapi informasi masuk dengan sendirinya, alat dan senjata bisa dikendalikan dari jauh.
"Ini sudah mulai berkembang dalam peperangan di beberapa negara,” ujar Ivan yang juga merupakan Staf Ahli Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Bidang Pertahanan dan Keamanan.
Deputy Editor iNews TV, Aiman Witjaksono yang turut hadir sebagai penanggap menyampaikan, profesi intelijen tidak jauh berbeda dengan profesi jurnalis. Kemampuan insting yang tajam dalam melihat isu dan dukungan teknologi open source intelligent (osint) akan menghasilkan produk yang luar biasa.
Lebih jauh, ia mengatakan, kemampuan organisasi dalam membangun jaringan akan mendorong munculnya kualitas analisis, kecepatan bergerak dan ketepatan memilih sasaran atau segmen pasar.
“Kemampuan tersebut dibutuhkan bukan saja untuk organisasi intelijen tetapi juga bagi organisasi bisnis, lembaga nonprofit dan bahkan organisasi pendidikan seperti kampus dan sekolah,” ucap Aiman.
Sementara, dalam sambutannya, Rektor Ubhara Jaya Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi (Purnawirawan) Bambang Karsono mengapresasi keberadaan Buku Intelijen dengan judul “Pembangunan Jaringan” yang ditulis oleh Yohanes Wahyu Saronto. Menurutnya buku ini akan membuat masyarakat bisa lebih mengenal dunia intelijen.
"Jadi ada dua hal. Yang pertama, semua bisa belajar dengan baik mengenai perkembangan intelijen di Indonesia. Yang kedua, buku ini juga bisa sebagai dasar mahasiswa, dalam rangka mengembangkan wawasan kebangsaan dan security yang menjadi kekhasan Ubhara Jaya," terangnya.
Acara bedah buku ini dibuka oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Brata Bhakti Jenderal Polisi (Purn) Chaeruddin Ismail dan dihadiri sekitar 50 orang jaringan komunitas intelijen dari berbagai kelompok antara lain mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang dan Irjen Pol (p) Bibit Samad Riyanto, Ketua Dewan Analisis Strategis BIN Letnan Jenderal TNI (p) Dr. M. Munir, mantan Duta Besar (Dubes) Meksiko Komisaris Jenderal (Komjen) Pol (p) Ahwil Luthan, mantan Dubes Timor Timut Bey Sofwan, mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai dan mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol (Purnawirawan) Togar M. Sianipar. (RO/OL-7)
STEFANIA Giannini (2026), Assistant Director-General for Education UNESCO, mengemukakan sistem pendidikan tinggi memainkan peran strategis dan tak tergantikan dalam membangun masyarakat
GoStudy International bersama British Council membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya melalui kampanye GoStudy GREAT UK.
Program studi yang selaras dengan minat umumnya akan membuat proses pembelajaran terasa lebih menyenangkan, sekaligus meningkatkan motivasi dalam menjalani perkuliahan.
Dalam satu waktu, tidak jarang sebuah universitas mengukuhkan tiga, lima, bahkan tujuh guru besar sekaligus.
Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), saat ini terdapat hampir 10 juta mahasiswa yang menempuh pendidikan di 4.416 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mendorong kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi semikonduktor.
Laporan intelijen menyebut Rusia mulai mengirim bantuan militer berupa drone hingga logistik ke Iran. Benarkah ini babak baru aliansi mematikan kedua negara?
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Gedung Putih menyatakan tidak senang jika Rusia benar-benar membagikan intelijen kepada Iran di tengah konflik Timur Tengah, namun belum melontarkan kecaman keras.
Inggris hentikan kerja sama intelijen dengan Amerika Serikat di Karibia, karena menilai serangan militer AS terhadap kapal penyelundup narkoba melanggar hukum internasional.
Ia menyebut kejadian tersebut sebagai “angsa hitam”, yakni situasi tak terduga yang muncul setelah Indonesia relatif aman dari aksi pengeboman selama tiga tahun terakhir.
SERANGAN mendadak Israel terhadap Iran selama 12 hari pada Juni lalu tak hanya mengejutkan dunia internasional tetapi juga membuka tabir kerentanan serius dalam sistem keamanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved