Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Agung Suprio menyambut baik rencana deklarasi Persatuan Penyiar Radio Seluruh Indonesia (Persiari) di Monumen Pers Nasional Surakarta, Jawa Tengah (Jateng), 11 Maret mendatang.
“Saya mendukung deklarasi Persiari di Monumen Pers Nasional Surakarta,” kata Agung Suprio di Kantor KPI Pusat, Jakarta, Jumat (3/2).
Menurut Agung, Persiari, sebagai wadah para penyiar radio di Indonesia memiliki peran yang sangat strategis. Sebab, menjadi wadah antarsesama profesi penyiar dapat saling meningkatkan kompetensi diri dalam menghadapi setiap tantangan yang muncul seiring perkembangan zaman.
Baca juga: Masuk Tahun Politik, DPR Ingin KPI Lebih Aktif Lakukan Pengawasan
Dari pengalaman bersiaran radio masing-masing anggotanya, tentunya dapat membuat sesama anggota Persiari saling belajar melalui pelatihan yang digelar secara berkala. Dengan demikian, pengetahuan yang berkaitan dengan penyiaran radio dapat terus ditingkatkan sesuai dengan fenomena perkembangan zaman yang terbaru.
“KPI membuka peluang Persiari bisa menjadi penguji kompetensi penyiar. Karena, kompetensi menjadi hal yang penting dalam perkembangan dunia siaran radio saat ini,” kata Agung.
Kemudian, Persiari juga mampu menjadi jembatan aspirasi dari para penyiar radio di dalam negeri. Sehingga, para pemangku kepentingan baik legislatif maupun eksekutif dapat menindaklanjuti setiap aspirasi yang tengah disuarakan oleh para penyiar.
Salah satu aspirasi itu berkaitan dengan kesejahteraan para penyiar radio. Karena, masih terdapat penyiar di sejumlah daerah yang memiliki gaji maupun honor yang tidak masuk dalam kategori pengupahan perundangan-undangan. Alhasil, sistem pengupahan penyiar radio tidak masuk dalam kebijakan upah minimum tingkat kota, kabupaten, dan provinsi.
“Persiari bisa menyuarakan insentif kepada Menteri Tenaga Kerja (Menaker) berkaitan dengan standar upah para penyiar radio,” kata Agung.
Di saat yang sama, Kepala Monumen Pers Nasional (MPN) Surakarta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Widodo Hastjaryo mengatakan, pihaknya mendukung sepenuhnya keberadaan Persiari karena akan memberikan dampak positif terhadap dunia penyiaran di Indonesia.
Dari organisasi ini diharapkan dapat membuat profesi penyiar radio kembali bergelora di tanah air. Mengingat, penyiar radio paling terdampak dari disrupsi teknologi yang tengah gencar melanda setiap wilayah.
“Persiari niatnya baik, jadi dampaknya tentu baik bagi penyiaran radio ke depan,” tutur Widodo.
Ketua Umum Persiari Suwiryo menjelaskan fokus organisasinya adalah meningkatkan kompetensi dari seluruh anggota yang bergabung maupun masyarakat yang memiliki minat belajar menjadi penyiar radio.
Hal itu dilakukan melalui pelatihan yang akan diselenggarakan secara berkala dengan narasumber yang memiliki sarat pengalaman dalam dunia penyiaran radio Indonesia. Jadi, pelatihan yang diberikan dapat memberikan dampak positif.
“Salah satu program kerja Persiari adalah meningkatkan kapasitas dan kompetensi kawan-kawan penyiar radio. Melalui program pelatihan kepenyiaran yang rutin akan kita lakukan setiap bulannya,” kata Suwiryo.
Untuk mendukung hal tersebut, lanjut Suwriyo, pihaknya tengah menyusun materi penyiaran radio untuk dipergunakan sebagai pedoman pada pelatihan yang diberikan pada peserta. Materi yang disusun diambil dari pengalaman para penyiar senior yang telah lama berkarir dalam dunia radio di Indonesia.
“Saat ini, Persiari tengah menyusun materi penyiaran yang akan kita gunakan sebagai bahan pelatihan yang diajarkan secara langsung praktisi penyiar yang sudah pengalaman dan kompeten,” tutur Suwiryo.
Di sisi lain, Suwiryo berharap, organisasi yang akan dideklarasikan pada 11 Maret 2023 mendatang dapat segera berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan lain, termasuk sesama pelaku usaha di industri radio. Sehingga, dapat memajukan dunia radio di Indonesia menjadi lebih baik.
“Kami juga berharap dapat berkolaborasi dengan organisasi lain di industri radio yang sudah lebih dulu ada, agar dapat sama-sama memajukan dunia radio tempat kita semua berkarya." kata Suwiryo.
Persiari, per 2 Februari 2023, memiliki anggota sebanyak 459 penyiar dari berbagai wilayah di dalam negeri. Dari jumlah itu, sebanyak 23 DPD tingkat provinsi sudah terbentuk di pelosok tanah air.
Penyiar radio yang menjadi anggota dari Persiari sangat bervariasi dari penyiar radio berita, hiburan, komunitas, hingga dangdut telah bergabung. (RO/OL-1)
Predikat tertinggi yang diraih BUMN kesehatan dalam ajang ini menjadi yang ke tiga kali secara berturut-turut
Pada Desember 2025, KPI akan meningkatkan produksi gasoil serries menjadi sekitar 11,5 juta barrel.
"Diketahui program siaran tersebut menampilkan beberapa muatan adegan yang mengesankan penggambaran seksualitas,"
KPI menjatuhkan sanksi penghentian sementara terhadap program “Xpose Uncensored” yang ditayangkan Trans7.
Dia menyayangkan adanya tayangan mengenai pesantren yang ditampilkan pada program Xpose di Trans7 yang dinilai mencederai nilai-nilai luhur penyiaran.
Ia menilai, peran DPRD terkait fungsi pengawasan kepada jajaran eksekutif kurang efektif. Pasalnya, saat ini penilaian hanya tertumpu pada penyerapan anggaran.
Bintang Radio Indonesia mengembangkan dua genre yang dinyanyikan para kontestan yakni pop dan rock, serta pop daerah yang wajib dibawakan para peserta
Tidak terdapat penjelasan yang tepat, yang mengindikasikan bahwa pemicunya mungkin adalah partikel yang belum dipahami oleh ilmu pengetahuan.
KOMISI Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta menggelar evaluasi terhadap tayangan televisi dan radio selama 10 hari pertama bulan Ramadan.
Edukasi soal isu-isu kebencanaan merupakan bagian dari mitigasi bencana. Apalagi Indonesia berada di cincin api sehingga berbagai bencana tak bisa terelakkan.
Kini Hard Rock FM bertransformasi menjadi platform digital yang komprehensif dengan mempersembahkan The Rockin' Life (TRL).
Tahukah kalian bagaimana komunikasi dilakukan manusia sebelum ada ponsel? Berikut penjelasannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved