Rabu 18 Januari 2023, 16:43 WIB

Siswa SD Pedalaman NTT Juara Kompetisi Matematika Internasional

Palce Amalo | Humaniora
Siswa SD Pedalaman NTT Juara Kompetisi Matematika Internasional

dok.Humas Pemprov NTT
Caesar Archangel Hendrik Meo Tnunay, siswa SD Inpres Buraen 2, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, NTT diterima Gubernur Laiskodat,

 

CAESAR Archangel Hendrik Meo Tnunay, 8 tahun, siswa SD Inpres Buraen 2, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur menjuarai kompetisi matematika dan sempoa internasional atau Abacus Brain Gym (ABG), International Mathematics Competition yang digelar pada 2022.

Caesar mengalahkan 7.000 peserta dari seluruh dunia, sedangkan juara 2 disabet peserta dari Qatar dan juara 3 peserta dari Amerika Serikat.

Nono, begitu Caesar biasa disapa, tinggal bersama ayah dan ibu serta dua saudaranya di Buraen, wilayah di pedalaman Kabupaten Kupang yang berjarak sekitar 60 kilometer dari Kota Kupang. Ayahnya berprofesi sebagai petani dan ibunya seorang guru.

Abacus Brain Gym (ABG) International Mathematics Competition merupakan ajang perlombaan Internasional kompetisi matematika dan sempoa yang, digelar oleh ABG Gym, yang pesertanya berasal dari berbagai negara.

Pekan lalu, Founder ABG USA, Juli Agustar Djonli datang dari Amerika bersama Founder ABG Indonesia, Aguslina Angkasa, Perwakilan dari Yayasan Pendidikan Astra Michael D Ruslim (YPA-MDR), Budi Prihantoro, Bupati Kupang Korinus Masneno bertemu Gubernur NTT Viktor Laiskodat. Pada  pertemuan tersebut, Nano diberikan piala, sertifikat dan uang sebesar US$200.

Bukan kali ini saja, ternyata pada 2021, Nano juga meraih juara 3 pada kompetisi yang sama. Nano lahir pada 2 April 2015. "Hari ini Nono telah membuktikan, bukan hanya kepada kita yang hadir, tapi juga kepada seluruh dunia bahwa peradaban kemajuan suatu daerah hanya bisa diperoleh dan dibangun melalui ketekunannya dalam dunia pendidikan," kata Gubernur Viktor Laiskodat.

Gubernur Laiskodat menyampaikan apresiasi atas nama pemerintah dan masyarakat NTT atas prestasi yang diraih Nano.

Founder ABG USA, Juli Agustar Djonli mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap Nono serta siswa-siswi lainnya untuk terus berprestasi. "Komitmen kami memajukan pendidikan anak usia dini, bukan hanya bisa berhitung cepat yang menjadi capaian kami tapi bagaimana fokus kami pada proses otak mereka dalam mengelola data yang masuk dan mereka bisa merespon secara cepat dan tepat," kata Juli.

Dalam kesempatan ini, Founder ABG Indonesia, Aguslina Angkasa mengatakan, metode pendidikan Matematika perhitungan Sempoa bisa memaksimalkan potensi kecerdasan anak, membangun logika dan mengembangkan potensi dasar dengan brain gym serta latihan motorik lewat alat Sempoa.

"Metode Sempoa terbukti melatih keseimbangan otak kanan dan otak kiri dengan lebih optimal. Kemampuan berfikir logis, kreativitas serta konsentrasi yang maksimal. Melalui metode perhitungan Sempoa ke depan bisa lebih mengasah kemampuan visual audio dan kinestetik anak. Karena akronim dari Sempoa adalah Sistem Edukasi Mengoptimalkan Potensi Otak Anak," beber Aguslina. (OL-13)

Baca Juga: Balita Harus Dapat Asupan Protein Hewani yang Cukup

Baca Juga

Antara

Update 7 Februari 2023: 392 Kasus Covid-19 Terdeteksi Hari Ini

👤MGN 🕔Selasa 07 Februari 2023, 22:46 WIB
Penambahan itu berdasarkan pemeriksaan terhadap 32.773...
dok.kemenag

Kemenag Optimalisasi Transformasi Digital Zakat dan Wakaf

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Februari 2023, 22:45 WIB
UNTUK mengakselerasi optimalisasi penyaluran zakat ke masyarakat dan transformasi digital khususnya pada hal administrasi wakaf tanah,...
Ist

Passion Jewelry Hasil Kolaborasi dengan Nia Ramadhani Bakrie

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Februari 2023, 22:03 WIB
PT. Passion Abadi Korpora kembali mengeluarkan sebuah produk jewelry kolaborasi dengan Nia Ramadhani...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya