Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
Salah satu pegiat molecular gastronomy, Ronald Prasanto menanggapi kasus yang sedang marak menarik perhatian yakni keracunan jajanan pasar ciki kebul nitrogen atau cikbul.
Menurut Ron, demikian biasa disapa, nitrogen cair tidak berbahaya di tangan orang yang paham dan mengerti sifatnya. "Dulu saya bagikan dragon breath ini ke pelanggan, tapi dengan metode yang berbeda dengan yang di jual di street vendor, jadi dragon breath fokusnya harus kepada pelepasan tekanan (preasure release) ini yang membuat asap, dengan teori tersebut, kita harus mencari makanan yg berongga banyak, seperti popcorn dan harus dry product, supaya tidak nempel di lidah," katanya saat diwawancara Media Indonesia, Selasa (10/1).
Ron pernah melihat di street vendor dengan penyajian yang ngawur, ciki dimasukkan dalam mangkuk kertas kemudian diguyur liquid nitrogen. "Nah ini yang kemudian menjadi sangat berbahaya karena saat disajikan kepada konsumen masih ada liquid nitrogennya, sebaiknya produsen sudah merendam produk (bisa popcorn/wafer) yang kemudian ditiriskan dahulu baru disajikan," kata pemilik Ron’s Laboratory, gerai gelato yang menggunakan teknik molecular gastronomy dalam pembuatannya, yakni penggabungan teknik memasak dengan ilmu kimia-fisika.
Dia menambahkan nitrogen cair berbahaya karena suhunya mencapai -198c, sehingga jika terkena kulit bisa mengalami frostbite. Frostbite adalah kondisi ketika kulit dan jaringan di bawahnya rusak atau mati akibat paparan suhu yang sangat dingin. "Dan semakin berbahaya jika mengenai bagian tubuh yang basah karena akan membeku secara instan seperti mata atau lidah," katanya.
Puslabfor Mabes Polri melakukan olah TKP lanjutan dan mengambil sampel makanan serta air mineral dalam kasus penemuan tiga jenazah satu keluarga di Warakas, yang diduga keracunan makanan
Polisi menyebut tiga korban satu keluarga yang ditemukan tewas di kontrakan Warakas, Jakarta Utara, mengeluarkan busa dari mulut. Penyebab kematian masih diselidiki.
Polres Metro Jakarta Utara menyelidiki dugaan keracunan makanan yang menewaskan tiga penghuni kontrakan di Jalan Warakas. Polisi masih melakukan olah TKP.
Polisi mengevakuasi tiga jasad korban yang diduga keracunan makanan dari kontrakan di Jalan Warakas, Jakarta Utara, ke RS Polri Kramat Jati dan menunggu hasil uji penyebab kematian.
Seorang ibu dan dua anak ditemukan tewas di rumah kontrakan Jalan Warakas, Jakarta Utara. Polisi mengamankan bungkus makanan dan menyelidiki penyebab kematian.
Tiga anggota satu keluarga ditemukan tewas di rumah kontrakan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Polisi menduga korban mengalami keracunan makanan dan masih menyelidiki kasus ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved