Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menilai pentingnya karakter, jiwa nasionalisme, serta budi pekerti atau akhlak bagi generasi muda untuk menyambut masa depan.
"Menghadapi masa depan, kita bukan hanya harus memastikan generasi muda memiliki spesialisasi, tetapi menurut saya ada yang lebih penting dari itu. Yaitu karakter dan jiwa nasionalisme serta budi pekerti atau akhlak," kata LaNyalla saat hadir secara virtual dalam Seminar Nasional Business Project 2022 Create Your Specialization for Youth Better Future, di Universitas Negeri Makassar, Rabu (23/11).
LaNyalla menjelaskan, saat Indonesia berusia 100 tahun pada 2045, jumlah penduduk usia produktif akan meningkat tajam dan mencapai 70% dari total populasi penduduk Indonesia.
Indonesia juga diprediksi akan menjadi salah satu dari The Emerging Economies bersama Tiongkok, India, Brasil, Meksiko, dan Afrika Selatan.
"Tetapi pada saat yang sama peta geopolitik juga mengalami perubahan, karena meningkatnya kerawanan pangan dunia yang mulai akan dirasakan pada 2030 ke atas," tukasnya.
Namun, LaNyalla menilai semua prediksi bisa saja berubah. Sama halnya dengan bonus demografi penduduk produktif Indonesia.
"Jika tidak dikelola dengan benar, bukan bonus yang didapat melainkan bencana akibat kurangnya lapangan pekerjaan untuk menampung penduduk usia produktif," katanya.
Senator asal Jawa Timur itu mengatakan, itulah perlunya mendidik generasi muda dengan ajaran kebangsaan dan nasionalisme, seperti pendapat Ki Hajar Dewantoro, jauh sebelum Indonesia merdeka, tepatnya pada 31 Agustus 1928.
"Dikatakan oleh Ki Hajar Dewantoro, jika anak didik tidak kita ajar dengan kebangsaan dan nasionalisme, maka mereka di masa depan mungkin akan menjadi lawan kita," ungkapnya.
Baca juga: Perlu Tindak Lanjut Komitmen G20 untuk Hadirkan Pendidikan Berkualitas
Hal itulah yang mendorong LaNyalla menawarkan suatu peta jalan untuk Indonesia kembali berdaulat, mandiri, dan berdikari, serta memiliki kekuatan ekonomi yang sesuai dengan keunggulan komparatif Indonesia yang diberikan oleh Allah SWT melalui kekayaan alam yang terkandung di bumi Indonesia.
"Caranya dengan kita baca ulang konsep dan pikiran yang digagas para pendiri bangsa dalam menjalankan negara untuk menuju cita-cita lahirnya negara ini," katanya.
Dia melanjutkan, konsep itu sudah ada di dalam naskah Pembukaan Konstitusi, dan dijabarkan dalam pasal-pasal dari Undang-Undang Dasar 1945 naskah asli, berikut penjelasannya.
Namun pada 1999 hingga 2002, bangsa ini telah melakukan amendemen UUD dengan mengubah hampir 95% dari isi pasal-pasal di naskah asli, dan menghapus total penjelasannya.
"Sehingga sejak saat itu, kita ikuti sistem demokrasi liberal yang bercirikan individualisme dan sistem ekonomi yang kapitalistik," papar dia.
"Inilah yang saya sebut sebagai bangsa ini telah tercerabut dari watak dasar, dari DNA aslinya dan telah terpisahkan dari Pancasila sebagai way of life bangsa ini," imbuhnya.
LaNyalla pun berpesan selain menyiapkan spesialisasi diri untuk menghadapi perubahan global, generasi muda juga membaca kembali pikiran-pikiran para pendiri bangsa. Karena mereka telah menyiapkan sistem yang paling sesuai dengan karakter dan watak dasar Indonesia. Baik sistem demokrasi, maupun sistem ekonominya.
Hadir dalam seminar itu Rektor Universitas Negeri Makassar Prof Dr Ir H Husain Syam, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Prof Dr Jumadi,
Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis Muhammad Rizal, Ketua Himanis UNM Muhammad Visal Syaifullah, Ketua Panitia Business Project 2022 Nur Alamsyah Gusti, dan para mahasiswa. (RO/OL-16)
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/1).
Provinsi-provinsi di kawasan timur Indonesia masih mendominasi angka pernikahan dini tertinggi secara nasional, meski secara umum prevalensi pernikahan anak di Indonesia terus menurun.
Mereka kehilangan rasa aman, rutinitas harian, akses belajar, serta dukungan emosional yang esensial bagi perkembangan mereka.
LEDAKAN teknologi digital telah menyusup ke setiap sudut kehidupan anak-anak Indonesia, membawa kemudahan sekaligus ancaman diam-diam: krisis gaya hidup pasif.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Fokus utama Baznas tetap kepada fakir miskin, khususnya bagaimana kelompok yang tidak mampu dapat mengakses pendidikan melalui dana zakat.
FGD ini dihadiri oleh perwakilan dari 56 perguruan tinggi se-Indonesia yang berdialog langsung dengan pelaku industri Malaysia.
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/1).
Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis antara perguruan tinggi dan mitra industri untuk menyelaraskan kompetensi lulusan dengan dinamika dan tuntutan dunia profesional.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat jejaring akademik lintas negara dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui sinergi antarinstitus.
Dekan FPsi UNJ, Gumgum Gumelar, menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan dunia kerja dalam menyiapkan lulusan psikologi yang adaptif, kompeten.
Berdasarkan rilis resmi THE WUR 2026, UNJ menempati peringkat dunia 1501+ dengan skor keseluruhan 10,3–27,2
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved