Jumat 04 November 2022, 21:12 WIB

Kemenko PMK: Kenaikan kasus Covid-19 perlu jadi Perhatian

Mediaindonesia | Humaniora
Kemenko PMK: Kenaikan kasus Covid-19 perlu jadi Perhatian

Dok.Antara
Ilustrasi

 

KEMENTERIAN Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengingatkan pemerintah daerah dan juga masyarakat bahwa kenaikan kasus COVID-19 akibat varian baru perlu jadi perhatian bersama.

"Kenaikan kasus COVID-19 perlu jadi perhatian bersama, perkuat lagi protokol kesehatan," kata Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Agus Suprapto ketika dihubungi dari Jakarta, hari ini.

Agus Suprapto mengatakan selain memperkuat protokol kesehatan, peningkatan cakupan vaksinasi dosis penguat atau booster juga perlu jadi prioritas.

"Masyarakat jangan lengah dan jangan abai karena pandemi COVID-19 belum berakhir, jangan bersikap euforia," katanya.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menginformasikan bahwa kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah 5.303 pada Jumat sehingga total pada saat ini mencapai 6.512.913 orang.

"Mulai meningkatnya jumlah kasus positif COVID-19 harus disikapi dengan penguatan disiplin prokes dan juga vaksinasi, selain itu juga perlu meningkatkan daya tahan tubuh, itu merupakan kuncinya," katanya.

Agus juga mengingatkan kepada masyarakat yang merasakan gejala yang mengarah kepada COVID-19 untuk segera melakukan tes atau memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Sementara itu, Dokter spesialis paru Agus Dwi Susanto Sp.P(K) mengingatkan masyarakat pentingnya menjaga imunitas di masa pandemi COVID-19 dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

"Terutama di tengah kemunculan COVID-19 subvarian XBB maka sangat penting menjaga daya tahan tubuh, ditambah disiplin prokes dan vaksinasi," katanya.

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) itu menambahkan, gejala COVID-19 subvarian XBB secara umum tidak berbeda dengan gejala COVID-19 varian Omicron.

"Gejalanya seperti demam, batuk, sakit tenggorokan, pilek, sakit kepala, lemas dan pada beberapa orang bisa disertai keluhan sesak napas," katanya.

Agus Dwi Susanto juga mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada bukti bahwa COVID-19 subvarian XBB dapat menimbulkan penyakit yang lebih parah.(Ant/OL-4)

Baca Juga

Antara

Update 7 Desember 2022: 3.351 Kasus Covid-19 Terdeteksi Hari Ini

👤MGN 🕔Rabu 07 Desember 2022, 23:41 WIB
Sementara itu, kasus aktif berkurang 230 sehingga menjadi 47.430...
AFP

Google Indonesia Membuka Program Bangkit untuk Anak Muda

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 07 Desember 2022, 22:54 WIB
Sejak 2019, sudah ada lebih dari 3.000 peserta dari bangku perkuliahan yang mendalami materi dan ilmu terkait teknologi terkini dari...
MI/Ramdani

Ini 35 Ide Kado untuk Hari Ibu

👤Joan Imanuella Hanna Pangemanan 🕔Rabu 07 Desember 2022, 22:43 WIB
Beragam ucapan selamat dan kado akan banyak dijadikan pilihan sebagai bentuk terima kasih dan ucapan sayang kepada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya